“Demi masyarakat saya minta ini diulang. Musrenbang harus melibatkan semua unsur, jangan hanya formalitas,” tegas Tagore Abubakar.
REDELONG | INFORakyat.co – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar menyorot langsung pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) penyusunan RKPD Tahun 2027, Selasa, 14 April 2026.
Dalam pidato pembukaan kegiatan, Bupati Tagore Abubakar secara tegas meminta agar Musrenbang diulang. Ia menilai forum tersebut belum melibatkan unsur penting seperti tokoh masyarakat, akademisi, hingga pemuda serta tokoh perempuan.
"Demi masyarakat saya minta ini diulang. Musrenbang harus melibatkan semua unsur, jangan hanya formalitas," tegas Tagore Abubakar.
Menurutnya, Musrenbang merupakan wadah utama dalam menampung aspirasi masyarakat. Karena itu, prosesnya tidak boleh dilakukan secara terburu-buru tanpa keterwakilan yang lengkap.
"Tidak perlu tergesa-gesa. Yang penting kebutuhan masyarakat benar-benar terakomodir," papar bupati.
Selain itu, Bupati juga mengungkapkan adanya bantuan anggaran sebesar Rp.25 miliar untuk penanganan bencana di Bener Meriah. Ia meminta Bappeda segera menyusun rencana penggunaan anggaran tersebut secara tepat dan terarah.
"Anggaran ini harus dimanfaatkan dengan baik. Tentukan skala prioritas, mana yang harus didahulukan," katanya.
Mengakhiri arahannya, Bupati memperbolehkan forum tetap berjalan, namun tanpa penandatanganan berita acara. Hal itu dilakukan agar masih ada ruang untuk menyempurnakan usulan yang masuk.
"Silakan dilanjutkan, tapi jangan dulu ada penandatanganan. Kita beri waktu untuk melengkapi semua masukan," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRK Guntur Alamsyah, Wakapolres, perwakilan Dandim 0109/BM, serta sejumlah undangan lainnya. ||





