Diduga Bantuan Jadup dan Stimulan Korban Terdampak Bencana di Cot Bayu Trumon, Tidak Tepat Sasaran

author
Redaksi

14 Apr 2026 01:33 WIB

Diduga Bantuan Jadup dan Stimulan Korban Terdampak Bencana di Cot Bayu Trumon, Tidak Tepat Sasaran
Junaidi, warga Cot Bayu Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan, Senin (13/4/2026). Foto: Pribadi/Istimewa. Net.
“Bantuan sosial berupa Jatah Hidup dan Stimulant senilai Rp. 8 juta per Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir di Gampong Cut Bayu Kecamatan Trumon, tidak tepat sasaran. Kami menuntut keadilan,” kata Junaidi.

.TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Disinyalir pendistribusian bantuan sosial untuk korban terdampak bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2026 di kawasan Gampong Cot Bayu Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan, Aceh tidak tepat sasaran.

Informasi dihimpun, bantuan sosial berupa Jatah Hidup (Jadup) dan Stimulant sebesar kurang lebih Rp.8 juta per Kepala Keluarga (KK) di data tidak tepat sasaran, sehingga menimbulkan polemik karena dugaan tidak tepat sasaran.

Tidak terima dengan kondisi itu, puluhan warga Cot Bayu mendatangi serta  beraudiensi kantor DPRK Aceh Selatan, guna menuntut keadilan, sekaligus mempertimbangkan nasib mereka, Senin, 13 April 2026.

Junaidi salah satu warga Gampong Cot Bayu mengatakan kehadiran warga Cut Bayu di DPRK Aceh Selatan guna menuntut keadilan, yang mana bantuan sosial pasca bencana alam banjir di saluran pada penerima yang tidak tepat sasaran.

"Bantuan sosial berupa Jatah Hidup dan Stimulant senilai Rp. 8 juta per Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir di Gampong Cut Bayu Kecamatan Trumon, tidak tepat sasaran. Kami menuntut keadilan," kata salah seorang delegasi, Junaidi.

Ilustrasi: Bantuan Adaptif bencana alam. Foto: Net.

Menurut Junai,  warga yang terdampak lebih parah pasca banjir bahkan ada rumah yang dibawa air tidak masuk dalam daftar penerima bantuan. Sementara itu, warga yang tidak terdampak malah ketiban rezeki.

"Aneh, bantuan tersebut malah disalurkan kepada penerima yang tidak terdampak banjir. Sedangkan yang benar-benar terdampak justru tidak dapat. Penyaluran bantuan tersebut tidak merata dan tidak sesuai dengan kondisi ril di lapangan, ini tidak adil dan patut dipertanyakan," paparnya.

Warga juga menduga adanya manipulasi data penerima bantuan. Menurut Junaidi, adanya penerima bantuan yang bukan warga setempat, bahkan disebut berasal dari wilayah lain.

Persoalan ini sudah dimusyawarahkan dengan perangkat gampong, namun tidak mendapatkan solusi Karena dana bantuan tidak boleh dibagi rata. Alhasil, hari ini warga mendatangi Kantor Dewan dengan harapan mendapat petunjuk dan solusi.

"Kami berharap ada solusi, dan dilakukan pendataan ulang agar kedepannya, penerima bantuan sosial pasca bencana banjir dapat disalurkan tepat sasaran," sergahnya.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum mendapat konfirmasi tentang dugaan penyaluran Jadup dan dana stimulan tidak tepat sasaran di Gampong Cot Bayu, Trumon. Kiranya, pihak berkompeten memberi keterangan sehingga duduk masalah bisa lebih jelas dan akurat. ||

Tags terkait :