Diduga Warga Medan, Pekerja Proyek KDMP Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Lae Soraya Subulussalam

author
Sahab Hadafi

09 Apr 2026 09:47 WIB

Diduga Warga Medan, Pekerja Proyek KDMP Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Lae Soraya Subulussalam
Polisi dari Polsek Runding Kota Subulussalam mengevakuasi jenazah dari Sungai Lae Soraya, diduga jasad pekerja Koperasi, Rabu (8/4/2026). |Dok.Polsek Runding
”Petugas kepolisian bersama tim SAR terjun ke lokasi sekitar pukul 10.00 WIB kemarin, dengan membawa perahu karet untuk mengevakuasi jenazah yang ditemukan”

SUBULUSSALAM |INFORakyat.co — Tim gabungan mengevakuasi sesosok jenazah yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Lae Soraya, Kota Subulussalam, Rabu, 8 April 2026 kemarin.

Korban diduga merupakan pekerja proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di sungai.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf melalui Kapolsek Rundeng Iptu Adiston Situmorang mengatakan, penemuan jenazah bermula dari laporan warga yang melihat tubuh mengapung sekitar pukul 07.30 WIB di wilayah Desa Oboh, Kecamatan Rundeng.

Warga kemudian mengamankan jenazah di tepian sungai agar tidak hanyut dan melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.Petugas kepolisian bersama tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan membawa perahu karet.

Sekitar pukul 10.40 WIB, jenazah dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah, kemudian dibawa melalui jalur sungai menuju titik penjemputan ambulans di Desa Oboh.

"Pukul 11.10 WIB jenazah sudah dibawa menggunakan ambulans ke RSU Kota Subulussalam untuk proses identifikasi lebih lanjut," kata Adiston.

Polisi menduga jenazah tersebut adalah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Lae Soraya, Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat.

Korban diketahui berinisial D (23 tahun) warga Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Senin, 6 April 2026 siang setelah mandi di sungai di sekitar lokasi proyek.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Subulussalam, Ali Supratman, mengatakan laporan diterima dari rekan kerja korban sekitar pukul 13.15 WIB, Rabu, 8 April 2026 kemarin.

Menurut Kapolsek Sultan Daulat AKP Ramlan, korban terakhir terlihat sekitar pukul 13.20 WIB saat berenang setelah melompat ke sungai. Namun, korban tidak muncul kembali ke permukaan setelah menyelam.

Tim gabungan yang terdiri dari warga, TNI, Polri, dan BPBD sempat melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai hingga ke hilir sebelum akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Keluarga korban telah berada di RSU Kota Subulussalam untuk memastikan identitas jenazah.||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : News, Daerah, Komunitas, Bencana, Kepolisian, Peristiwa, Bantuan, KORBAN