“Sekda Aceh raih anugerah sebagai tokoh inspiratif, capaian ini menjadi indikator keberhasilan Pemerintah Aceh dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Penghargaan ini tidak mudah didapati,
JAKARTA | INFORakyat.co - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA., menerima Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai Tokoh Inspiratif Nasional Tahun 2026 pada acara penganugerahan yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juni 2026.
Penghargaan yang diberikan itu telah melewati matang berbagai pertimbangan dan sangat selektif, setelah diusulkan melalui Surat Pengurus SMSI Provinsi Aceh Nomor 048/SMSI-Aceh/VI/2026.
Sekda Aceh, M. Masir Syamaun berhak menerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusi Nasir dalam mendorong kemajuan pemerintahan, pembangunan daerah, olahraga, serta kemitraan dengan media.
Penilaian didasari kepiawaian dan keuletan mendampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah. M. Nasir turut mengawal berbagai agenda reformasi birokrasi yang berhasil mengantarkan Pemerintah Aceh meraih predikat "A"dalam evaluasi Reformasi Birokrasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan Indeks Reformasi Birokrasi Pemerintah Aceh mencapai angka 82,73, meningkat dari 79,69 pada tahun sebelumnya yang masih berada pada predikat BB.
"Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemerintah Aceh dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan," kata Ketua SMSI Pusat Firdaus MSi.
Bukan hanya prestasi itu, Pemerintah Aceh melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mencatat prestasi dengan menempati peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketujuh nasional dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025.
Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh memperoleh skor 83,43 poin, sekaligus menjadi provinsi dengan nilai IDI tertinggi di Pulau Sumatera. Prestasi tersebut menunjukkan semakin menguatnya kualitas demokrasi dan partisipasi publik di Aceh.

Dedikasi Nasir juga terlihat di bidang olahraga. Ia membantu Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah mempersiapkan kontingen Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 hingga berhasil menempatkan Aceh dalam jajaran enam besar nasional.
Ketangguhan kepemimpinannya juga terlihat saat Aceh menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada November 2025.
Baca Juga:
Ribuan Warga Padati Masjid Raya Babussalam Bener Meriah, Istighosah Tahun Baru Islam 1448 H
Sebagai Kepala Pos Komando Penanggulangan Bencana Aceh, Nasir membangun koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota terdampak, serta berbagai unsur TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.
"Di bidang komunikasi publik, M. Nasir dikenal sebagai figur yang terbuka dan menjalin kemitraan yang baik dengan insan pers," timpal Ketua SMSI Aceh Aldin Nainggolan.
Rekam jejak yang dipantau dan dipelajari SMSI Aceh, hubungan harmonis dengan berbagai organisasi media, termasuk SMSI, menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan informasi pembangunan yang transparan, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat.
Dari berbagai sudut dan dedikasi, Itulah tutur Aldin Nainggolan, SMSI menganugerahkan penghargaan Tokoh Inspiratif Nasional 2026 kepada Nasir, wajar dan tepat.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMSI atas penganugerahan ini. Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh penerima anugerah untuk terus berkontribusi bagi kebaikan di masa depan," ucap Sekda selepas penerima anugerah.
Menurut Nasir, masyarakat Aceh menanti kinerja nyata dari pemangku kebijakan. Karena itu, tanggung jawab adalah menjaga kepercayaan ini, dan menjadikannya pemacu untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Aceh juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Aceh sedang berjuang mengawal proses revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Untuk itu, ia mengharapkan dukungan dan perhatian dari seluruh insan pers dalam mengawal berbagai agenda strategis pembangunan Aceh.
"Terima kasih kepada rekan-rekan media, khususnya SMSI Aceh, yang selama ini secara konsisten membantu Pemerintah Aceh dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pendidikan di Aceh," katanya.
Nasir menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata dan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan masa depan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan gemilang," ujarnya. ||







