FISIP USK dan Pemuda Aceh Singkil Bahas Transformasi Pendidikan Berbasis Kajian Ilmiah

author
Sahab Hadafi

08 May 2026 20:17 WIB

FISIP USK dan Pemuda Aceh Singkil Bahas Transformasi Pendidikan Berbasis Kajian Ilmiah
Pemuda Pemerhati Aceh Singkil menggelar pertemuan dengan para akademisi FISIP USK, membahas transformasi pendidikan berbasis ilmiah, Jumat (08/5/2026). INFORakyat/Istimewa.
“Transformasi di sektor pendidikan tidak boleh hanya berhenti pada narasi politis atau seremonial belaka, melainkan harus didasari pendekatan kebijakan yang sistematis dan ilmiah,” kata Sadryansyah.

ACEH SINGKIL | INFORakyat.CO - Sejumlah akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala⁠(Unsyiah) menggelar pertemuan dengan pemuda pemerhati pembangunan Kabupaten Aceh Singkil membahas pengembangan sektor pendidikan berbasis kajian ilmiah, Kamis, 07 Mei 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Banda Aceh itu dihadiri Wakil Dekan FISIP USK Effendi Hasan, Ketua Program Studi Ilmu Politik Novita Sari, serta sejumlah dosen dan peneliti di lingkungan kampus tersebut.

Forum diskusi itu juga dihadiri Sadryansyah Berutu, alumni Ilmu Politik FISIP USK sekaligus inisiator pertemuan.

Dalam pemaparannya, Sadryansyah menjelaskan berbagai persoalan dan tantangan sektor pendidikan di Aceh Singkil, mulai dari aspek historis hingga tata kelola pendidikan daerah.

Menurutdia, diperlukan pendekatan kebijakan berbasis penelitian dan kajian empiris agar pembangunan pendidikan tidak hanya bersifat seremonial.

"Transformasi di sektor pendidikan tidak boleh hanya berhenti pada narasi politis atau seremonial belaka, melainkan harus didasari pendekatan kebijakan yang sistematis dan ilmiah," kata Sadryansyah dalam keterangannya yang dilayangkan kepada INFORakyat, Jumat, 08 Mei 2026.

Ia mengatakan kolaborasi dengan akademisi FISIP USK diharapkan dapat melahirkan model tata kelola pendidikan yang terukur dan berkelanjutan untuk diterapkan di Aceh Singkil.

Tim akademisi FISIP USK juga disebut akan menyusun tawaran kerja sama yang bersifat operasional dan berbasis kajian ilmiah untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Aceh Singkil.

Sadryansyah menilai keterlibatan perguruan tinggi penting karena universitas memiliki kapasitas akademik dalam menyusun rekomendasi kebijakan berdasarkan penelitian dan analisis yang teruji.

Ia menambahkan, tim peneliti yang dipimpin Effendi Hasan sebelumnya juga terlibat dalam penyusunan roadmap pengembangan pendidikan yang telah diadopsi Pemerintah Aceh dan diterapkan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.||

Tags terkait :