“Begitu melihat ada mayat di tepi sungai dengan kondisi jari masih berinai (acar), saya langsung melapor ke warga sekitar, aparat desa, lalu ke pihak kepolisian,” ujar Sopian.
KUTACANE | inforakyat.co — Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayad lelaki di pinggir aliran Sungai Alas, tepatnya di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Rabu, 18 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa penemuan jasad itu, pertama kali ditemukan Sopian, saat melintas di lokasi untuk mencari batu di Sungai Alas. Ia mengaku terkejut melihat seorang pria tergeletak dalam kondisi terlentang mengenakan celana panjang berwarna coklat muda, baju kaos berwarna coklat serta jari kuku masih berwarna merah (acar).
"Begitu melihat mayat di tepi sungai, saya langsung melapor ke warga sekitar, aparat desa, lalu ke pihak kepolisian," ujar Sopian kepada media usai penemuan.
Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Iptu Zery Irfan membenarkan adanya penemuan mayat di tepi sungai Alas. Setelah menerima laporan, polisi langsung terjun ke lokasi kejadian perkara, melakukan penanganan awal dan evakuasi.
"Setelah mendapatkan informasi, anggota langsung ke lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD H. Sahudin Kutacane guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Zery Irfan.
Ia menjelaskan, hingga saat ini identitas korban belum diketahui dan masih dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian bersama pihak rumah sakit.
"Identitas korban belum diketahui, masih dalam proses identifikasi, semoga ada keluarga atau warga yang mengenali ciri-ciri korban," ujarnya.
Polisi masih mendalami penyebab kematian korban dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polres Aceh Tenggara guna membantu proses identifikasi. ||




