Gempar!! Pansus DPRK Bener Meriah Soroti Kinerja OPD, Audit Dana Bencana dan Hentikan penyaluran Bibit Kopi

author
Iko Prananda

1 Jam yang Lalu

Gempar!! Pansus DPRK Bener Meriah Soroti Kinerja OPD, Audit Dana Bencana dan Hentikan penyaluran Bibit Kopi
Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRK Bener Meriah Provinsi Aceh menyampaikan temuan di lapangan. Rabu (29/4/2026). INFORakyat/Iko Prananda.
“Tim Pansus DPRK Bener Meriah menilai Bupati perlu mengevaluasi OPD yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana,” ujar anggota Dewan, Darussalam.

BENER MERIAH | INFORakyat. CO – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah menggelar sidang paripurna di ruang sidang Sekretariat DPRK, Rabu, 29 April 2026.

Dalam sidang tersebut, Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Bencana menyampaikan laporan resmi yang dibacakan oleh Sekretaris Pansus, Darussalam.

Dalam laporannya, Pansus menilai perlu adanya evaluasi terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Bener Meriah.

"Pansus menilai Bupati perlu mengevaluasi OPD yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana," ujar Darussalam dalam sidang paripurna.

Selain itu, Pansus juga menyoroti persoalan data korban dan penerima hunian sementara (huntara) yang dinilai masih tumpang tindih dan belum terintegrasi dalam satu sistem.

"Data korban dan penerima huntara masih tumpang tindih dan tidak satu pintu," katanya.

Pansus turut merekomendasikan agar dilakukan audit terhadap penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) di Kabupaten Bener Meriah.

"Pansus merekomendasikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk memeriksa penggunaan anggaran BTT yang bersumber dari provinsi, pemerintah pusat, maupun donatur," ujarnya.

Tidak hanya itu, Pansus juga meminta penghentian penyaluran bibit kopi oleh Baitul Mal karena dinilai tidak efektif."Penyebaran bibit kopi yang disalurkan Baitul Mal dinilai tidak efektif," kata Darussalam.

Dalam laporan tersebut disebutkan, Baitul Mal telah menyalurkan bantuan bibit kopi ke 10 desa di Kecamatan Bukit dengan total 30.000 bibit atau sekitar 30 persen dari keseluruhan jumlah bibit yang direncanakan.

Pansus Penanggulangan Bencana DPRK Bener Meriah diketahui diketuai oleh Sapri Kharuddin, dengan Wakil Ketua Edi Zulkifli, serta didukung 12 anggota. ||

Tags terkait :