“Harga minyak pala masih merosot dan terjadi stagnan, kurun beberapa tahun terakhir. Anehnya, malah harga biji pala mentah mengalami kenaikan,” ujar salah pedagang pengumpul, Syafrizal.
TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Sejak Tahun 2026 harga minyak pala merosot drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya, saat ini masih berkutat di harga Rp. 500.000 sampai Rp.520.000 per kilogram.
Informasi dihimpun dari kalangan pedagang pengumpul dan para petani pala, biji pala mentah ditampung agen seharga Rp. 19.000 sampai Rp.20.000 per kg, bahkan ada yang berani beli diatas Rp.20.000 per kg, tergantung kualitas bahan.
"Benar bang, saya pasang harga Rp.19.000 sampa Rp.20.000 per kg, bahkan ada agen yang bisa menampung Rp.21.000 sampai Rp.20.000 per kg. Ini aneh, jika di persentase dengan harga jual minyak jelas-jelas tidak pulang modal," ungkap Syafrizal, saat bertemu INFORakyat Ahad, 17 Mei 2026.
Ia menambahkan, harga minyak pala belum terjadi kenaikan selama lima bulan terakhir. Kenaikan harga biji pala mentah disebabkan ada Distributor membeli Fuli (bunga) pala kering bersih dengan harga signifikan, mencapai Rp. 220.000 per kilogram.
"Harga minyak pala masih merosot dan terjadi stagnan, kurun beberapa tahun terakhir. Anehnya, malah harga biji pala mentah mengalami kenaikan karena ada pembeli fuli kering untuk orderan di Jakarta," ujar pedagang pengumpul, Syafrizal di Kecamatan Sawang, Aceh Selatan.
Baca Juga:
Ukir Prestasi, Kezia Dwi Oktalira dari SDN 3 Bakongan Raih Juara 1 Senam Lantai O2SN Kabupaten
Menurut dia, para pedagang pengumpul buah hanya memanfaatkan biji pala kering jenis BC dan ADP untuk di kukus jadi minyak. Selain Fuli kering, pala kering jenis "A" atau pala hitam juga dijual seharga kepada agen pengepul rempah-rempah Rp.39.000 sampai Rp41.000 per kg.
"Kenaikan harga biji pala mentah bukan disebabkan harga minyak, terjadi akibat serapan pembelian Fully tanpa memilah merah atau putih. Kalau biji pala hitam (jenis A) memang sudah sejak lama dijadikan rempah-rempah, untuk bumbu masak dan lain-lain. Pengaruhnya karena Fuli dibeli dengan harga tinggi," jelasnya.
Selain menginformasikan harga minyak pala, Syafrizal yang kental disapa Afin itu juga menyampaikan jika harga Minyak Nilam (atsiri) masih menguasai pasaran.
"Kalau tidak salah, harga minyak Nilam masih ditampung agen dengan harga dibawah Rp.1 juta per kilogram. Agen kecil-kecil masih bisa membeli di kisaran kurang lebih Rp.800.000 per kilogram," pungkasnya. ||





