Heboh dan Langka, Nelayan Tangkap Ikan Kerapu Raksasa Seberat 100 kg

author
Redaksi

02 May 2025 14:17 WIB

Heboh dan Langka, Nelayan Tangkap Ikan Kerapu Raksasa Seberat 100 kg
Ikan kerapu yang ditangkap nelayan di Kutai Timur seberat 100 kg lebih. Dok: Muhammad Alvin Firmansyah/kumparan
“Cukup dimakan sekampung, ikan Kerapu seberat 100 kilogram lebih itu dijual Rp 2 juta di Sangkulirang, Kutai Timur”

BALIKPAPAN, INFORakyat.co – Nelayan di Desa Bual-Bual, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, berhasil Gunawan (45 tahun) berhasil menangkap ikan kerapu raksasa seberat lebih dari 100 kilogram.

"Ditimbang pakai timbangan 100 kilogram, itu timbangannya nggak kuat. Jadi ikan kerapu ini beratnya lebih dari 100 kilogram," kata Muhammad Alvin Firmansyah (16), anak Gunawan, dihubungi kumparan, Kamis kemarin, 1 Mei 2025, kemudian dikutip INFORakyat

Sang anak nelayan itu menceritakan, awalnya ia ikut kapal ketinting untuk membantu ayahnya menjaring ikan di laut pesisir Sangkulirang, Kutai Timur dengan menggunakan  bagang (rumah ikan) pada Selasa malam, 29 April 2025.

Metode digunakan, nelayan tinggal mengangkat jaring ikan yang sudah terpasang. "Untuk memancing ikan pun pakai lampu yang disambungkan ke aki saja," kata Alvin yang masih duduk di kelas 1 SMKN 1 Sangkulirang itu.

Alvin bersama ayahnya, dan nelayan lain turut berada di kapal sudah melihat hasil tangkapan dan beruntung ketiban rezeki  ada tangkapan ikan besar.

"Waktu kita angkat, semakin naik jaringnya, itu sudah kelihatan ada ikan besar yang kena. Ikan Kerapu raksasa itu mencetak sejarah baru dalam menggeluti tangkapan ikan keluarga Gunawan sepanjang zaman," imbuhnya.

Ia mengakui, "Memang baru pertama kali dapat ikan segede itu, baru lihat juga kerapu sebesar itu. Biasanya ikan kecil saja, ikan (seukuran) lima jari, jika pun ada tertangkap yang besar tidak segede itu," ujar Alvin.

Menarik ikan itu pun harus mengeluarkan tenaga ekstra. "Berat banget. Setelah tertangkap, ikan berukuran jumbo itu dibawa ke darat dengan dibantu 6 orang," ulasnya.

Masih keterangan anak Gunawan, Kampung tempat tinggal Alvin memang berada di pesisir, tetapi warganya tidak sanggup membeli ikan sebesar itu. Akhirnya, ikan itu dijual oleh pengepul ikan ke seseorang yang membawanya ke Balikpapan.

"Setahu saya ikan kerapu itu harganya mahal, mungkin karena terlalu besar, jadi nggak ada pembeli dari desa ini. Dibeli sama orang Sangkulirang Rp 2 juta mau dibawa ke Balikpapan," ujar Alvin

Sambung Alvin, Perasaannya harga Rp 2 juta terlalu murah. Cuma ikan sebesar itu juga berat dibeli orang-orang kampung sini. Orang-orang disini belinya ikan yang di kiloan saja, kayak ikan-ikan lima jari itu," ucapnya.

Sambil berkomentar, Alvin berseloroh, ikan raksasa itu bisa untuk makan warga sekampung. "Siripnya segede piring. Mulutnya lebar menganga, ada teman ayah mencoba memasukkan kepalanya ke mulut ikan itu, masih longgar. Ini kejutan pertama selama keluarga kami jadi nelayan," tutup Alvin. ||

Sumber: Kumparan.

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Perikanan