“Ini program Prioritas Presiden Prabowo, pemerintah tak akan menghentikan proyek Makanan Bergizi Gratis. Badan Gizi Nasional, tetap akan menjalankan program MBG sambil terus mengevaluasi dan membenahi tata kelola tersebut,
JAKARTA | INFORakyat.co - Pemerintah menegaskan tidak akan menghentikan proyek makan bergizi gratis (MBG). Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) menyampaikan sikap tersebut sebagai respons atas tuntutan mahasiswa dalam demonstrasi "Menuju Indonesia Bangkrut"
Ketegasan tersebut disampaikan Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, kata dia, MBG adalah program prioritas Presiden Prabowo.
Baca Juga:
Besok, Jemaah Kloter Pertama Aceh tiba, Asrama Haji Sambut Kepulangan dengan persiapan Siaga
"Ini program Prioritas Presiden Prabowo, pemerintah tak akan menghentikan proyek Makanan Bergizi Gratis. Badan Gizi Nasional, tetap akan menjalankan program MBG sambil terus mengevaluasi dan membenahi tata kelola tersebut," kata Muhammad Qodaridalam keterangan tertulis sebagaimana dilansir TEMPO, Ahad, 14 Juni 2026.
Menurut Qodari, berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan sebuah program pemerintah adalah wajar.
"Dari satu gagasan menjadi sebuah program operasional itu perlu diturunkan. Pasti ada variasi dan pasti ada masalah. Hanya orang mati yang tidak ada masalah. Selama kita hidup pasti ada masalah," kata dia.
Meski demikian, ia menyebut berbagai kendala yang muncul tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program yang bermanfaat, terkhusu MBG.
"Tetapi masalah itu bukan berarti membuat kita berhenti. Bukan membuat kita mundur. Kita evaluasi," ujar Qodari.
Ia menambahkan,BGN telah mengambil langkah perbaikan pengelolaan proyek MBG. Salah satunya dengan penghentian sementara pembangunan dapur MBG sebagai bagian dari upaya penataan ulang.
Qodari menegaskan penghentian sementara tersebut tidak berlaku bagi layanan MBG yang sudah berjalan.
"Kenapa jangan berhenti? Karena yang menerima manfaat ini nyata di lapangan. Ada ibu hamil. Memang hamilnya bisa berhenti? Ada ibu menyusui. Memang bayinya disuruh berhenti menyusu? Memang balita disuruh berhenti makan? Anak sekolah memang nggak boleh makan lagi?," tegas Qodri. ||
Sumber: TEMPO.






