"Kami segenap masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya menolak izin pertambangan, dan akan siap mempertahankan Beutong Ateuh ini sampai titik penghabisan," kata Koordinator Aksi, Tgk. Malikul Azis.
NAGAN RAYA | INFORakyat.CO - Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menggelar aksi unjuk rasa tolak segala jenis izin pertambangan di wilayahkawasan perbatasan pesisir Barat dengan dataran tinggi Gayo, Selasa, 12 Mei 2026.
Koordinator aksi Tgk. Malikul Aziz menyampaikan bahwa pihak masih tetap menolak segala izin pertambangan di wilayah setempat Beutong Ateuh Banggalan.
"Kami segenap masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya menolak pertambangan, dan akan mempertahankan Beutong Ateuh ini sampai titik penghabisan," kata, Tgk. Malikul Aziz, saat menyampaikan orasi di jembatan Beutong.
Baca Juga:
BREAKING NEWS | Daipunas pilih Istirahat, Ini 7 Anggota Formatur Muscab X DPC PPP Aceh Selatan
Mewakili suara masyarakat yang turun dalam aksi, ia berharap kepada pemerintah Nagan Raya, provinsi Aceh, serta pemerintah pusat, agar tidak tertipu dengan narasi pengakuan sekelompok oknum yang menyatakan masyarakat sudah setuju, dan mengizinkan.

"Kami harap kepada Bupati Nagan Raya, serta Gubernur Aceh agar jangan semena-mena mengeluarkan izin perusahaan penambangan di Beutong Ateuh. sampai Hari ini masyarakat Beutong Ateuh belum menerima satupun izin perusahaan, mohon digaris bawahi komitmen masyarakat," ujarnya seraya membentang spanduk berukuran raksasa.
Aksi Tersebut diikuti para tokoh masyarakat, Organisasi masyarakat, serta ratusan masyarakat laki-laki dan perempuan Beutong Ateuh.
Lebih menarik dan memantik perhatian publik, dalam aksi itu selain menyampaikan unek-unek, para pengunjuk rasa juga menggelar zikir dan doa bersama meminta pertolongan kepada Allah, agar kegiatan tersebut berjalan lancar, tertib dan aman.
"Kita meminta doa dan kekuatan dari Allah SWT, semoga segala jenis pertambangan di wilayah Beutong Ateuh Banggalan dapat dibatalkan, demi kenyamanan dan ketenangan masyarakat," tutup Tgk Malikul Aziz.
Informasi dihimpun, aksi berlangsung damai, tertib dan aman, turut dikawal pihak kepolisian dan otoritas berkompeten. ||











