“Iya, rasanya semangkin menguat, dukungan terus mengalir untuk pemekaran Provinsi Barat Selatan dari berbagai elemen. Akan ada pertemuan besar-besaran tokoh-tokoh pantai Barat Selatan. Koordinasi dan konsultasi diperankan para senior,” kata Tgk Nazir Ali.
BANDA ACEH | INFORakyat. CO – Sekali layar terkebang bersurut pantang, dukungan pemekaran Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) terus mengalir dari berbagai penjuru, akan ada rembuk pakat besar-besaran dihadiri berbagai komponen di Banda Aceh.
Menindaklanjuti silaturahmi, konsolidasi dan rembuk pakat perjuangan pemekaran Provinsi ABAS yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026 terus mengalir dukungan luas dari para tokoh, elit, pemuda-pemudi, pengusaha, birokrasi bahkan kaum intelektual.
"Sudah banyak yang menghubungi untuk dilaksanakan musyawarah dalam skala besar. Para senior dan pakar sedang mencari solusi konkret untuk mengakomodir lanjakan aspirasi elemen masyarakat pantai Barat Selatan. Bisa jadi, dalam waktu dekat segera diselenggarakan," beber Tgk Nazir Ali melalui konfirmasi handphone, Senin, 27 April 2026.
Baca Juga:
Hati Warga Terdampak Bencana Berbunga, Jadup Aceh Singkil Cair, Data Tahap Berikutnya Diusulkan
Dengan tidak serta merta, dan seperti dibalut isu penting, ia mengungkapkan sebenarnya informasi permanen akan disampaikan para senior dan para pakar, karena upaya pemekaran Provinsi ABAS digawangi tokoh-tokoh penting.
"Dalam waktu dekat Ketua Panitia Pemekaran Mayor Jenderal(purn) TNI Hafilfuddin akan membentuk pengurus lengkap yang melibatkan para tokoh pantai barat selatan," imbuhnya seraya mengabarkan jika hari ini juga ada rembuk kecil untuk mematangkan perjuangan.
"Sekedar bocoran, pertemuan pembahasan dan rembuk pakat seterusnya akan melibatkan pemangku kebijakan dari seluruh wilayah di Barat Selatan. Ya nanti akan ada tim mendata ulang, kapan dan dimana. Kita tunggu saja tanggal mainnya. Kali ini lebih serius untuk memantapkan langkah perubahan di Barat Selatan. Para tokoh dan seluruh komponen sudah menyatu," ucap Nazir Ali.
Diberitakan sebelumnya, pemerhati kebijakan daerah, nota benenya tokoh Aceh Selatan, bergabung dalam temu ramah membahas kelanjutan upaya pemekaran untuk membentuk provinsi ABAS.demi keadilan, pemerataan pembangunan dan kemajuan daerah.
Para pakar, intelektual dan tokoh Aceh Selatan duduk rembuk pakat untuk menguatkan kembali barisan upaya melahirkan Provinsi baru di Aceh, yang didengungkan provinsi ABAS di salah satu hotel ternama di kota Banda Aceh,.
"Iya, kami mulai merapatkan barisan untuk membahas pemekaran provinsi ABBAS. Pertemuan ini akan berlanjut setiap pekan, paling sedikit satu bulan sekali," kata Tgk Nazir Ali, Sabtu, 25 April 2026.
Penyampaian gagasan, saran dan pendapat berlangsung tenang, tetapi penuh makna untuk mendorong lahirnya ABAS. Pihak tokoh menyepakati untuk memberi masukan kepada seluruh pimpinan daerah di wilayah pantai barat selatan, guna percepatan lahirnya provinsi ABAS.
Baca Juga:
Hutan Mangrove Aceh Singkil terancam Punah, Aktivis Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum Dewan
Menurut Nazir Ali, hadir dalam pertemuan bermuatan silaturahmi disertai dengung perjuangan pemekaran, diantaranya, Syaikh Nasruddin, Nasjuddin (mantan Sekda Aceh Selatan), Jenderal (Purnawirawan) TNI Hafilfuddin, Prof. Jasman, Prof. Rustam Effendi, Prof Raja Masbar, Prof. Nadir.
Kemudian tampil Mantan Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Mantan Bupati Abdya Baharuddin, Drs. Harmaini mantan Sekda, Drs Syarifuddin, Rafli Kande, Haizir Ismail mantan Kepala Bappeda, Anggota DPRA Mukhlis.
"Ruang diskusi di sesaki berbagai unsur dan lapisan, mantan Kepala Dinas, unsur politik, pengusaha dan cerdik pandai. Para tokoh mendukung dan mendorong percepatan perjuangan untuk melahirkan provinsi ABBAS," imbuh Nazir Ali seraya mengabarkan, prosesi pertemuan dibarengi ceramah agama yang disampaikan oleh ustadz Abrarzym, S.Ag. ||











