“Pemerhati kebijakan daerah, nota benenya tokoh Aceh Selatan, bergabung dalam temu ramah membahas kelanjutan pemekaran Aceh untuk membentuk provinsi baru Aceh Barat Selatan (ABBAS). Pertemuan akan berlanjut dan terus dikokohkan,” ungkap Tgk Nazir Ali.
BANDA ACEH | INFORakyat. CO – Para pakar, intelektual dan tokoh Aceh Selatan duduk rembuk pakat untuk menguatkan kembali barisan upaya melahirkan Provinsi baru di Aceh, yang didengungkan provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS).
Informasi direkam INFORakyat, ajang silaturahmi itu berlangsung di sebuah hotel ternama di kota Banda Aceh, sejumlah pelapor yang terdiri dari berbagai elemen kembali menggagas pendirian Provinsi ABAS.
"Iya, kami mulai merapatkan barisan untuk membahas pemekaran provinsi ABAS. Pertemuan ini akan berlanjut setiap pekan, paling sedikit satu bulan sekali," kata Tgk Nazir Ali saat dikonfirmasi melalui seluler, Sabtu, 25 April 2026.
Tekad tokoh Aceh Selatan sudah bulat, berjuang untuk melahirkan provinsi baru. Kondisi ini juga mendapat sinyal dari berbagai penjuru, termasuk orang-orang di Jakarta.
Penyampaian gagasan, saran dan pendapat berlangsung tenang, tetapi penuh makna untuk mendorong lahirnya ABBAS. Pihak tokoh menyepakati untuk memberi masukan kepada bupati Aceh Selatan dan pimpinan daerah di wilayah pantai barat selatan, guna percepatan lahirnya provinsi ABAS.
Baca Juga:
Gas!! Isu Politik Pemulihan, Diduga Ada Operasi "Murahan" Jatuhkan Marwah Bupati Rakyat Aceh Timur
"Langkah pertama, para senior akan memberi masukan kepada pimpinan daerah dan petinggi di wilayah Barat Selatan. Tujuannya untuk mempercepat proses pemekaran," imbuh Nazir Ali.
Menurut Nazir Ali, hadir dalam pertemuan bermuatan silaturahmi diertai dengung perjuangan pemekaran, diantaranya, Syekh Nasruddin, Nasjuddin (mantan Sekda Aceh Selatan), Jenderal (Purnawirawan) TNI Hafil, Prof. Jasman, Prof. Rustam Effendi, Prof Raja Masbar, Prof. Nadir.
Kemudian tampil Mantan Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Mantan Bupati Abdya Baharuddin, Drs. Harmaini mantan Sekda, Drs Syarifuddin, Rafli Kande, Haizir Ismail mantan Kepala Bappeda, Anggota DPRA Mukhlis.
"Ruang diskusi di sesaki berbagai unsur dan lapisan, mantan Kepala Dinas, unsur politik, pengusaha dan cerdik pandai. Para tokoh mendukung dan mendorong percepatan perjuangan untuk melahirkan provinsi ABAS," imbuh Nazir Ali seraya mengabarkan, prosesi pertemuan dibarengi ceramah agama yang disampaikan oleh ustadz Abrarzym, S.Ag.
Mewakili para senior, Nazir Ali menambahkan, pertemuan akan terus berlanjut seiring gelombang aspirasi warga untuk mendirikan provinsi ABBAS terus memuncak. Tujuan, agar gerakan pembangunan lebih cepat adil dan merata. Proses administrasi juga lebih mudah, sehingga terdorong langkah maju.
"Dalam rembuk pakat, semua peserta meminta pembahasan terus dibahas. Jadwalnya akan disampaikan sebelum hajatan berlangsung. Kami juga mengajak generasi muda untuk ikut andil, bahu membahu dalam mewujudkan hadirnya provinsi ABAS," tutup Nazir Ali melalui pesan WhatsApp (WA). ||.



