“Oknum bendahara desa Setul, Kecamatan Tripe Jaya, kabupaten Gayo Lues, mengaku uang yang dikumpulkan dari warga penerima Jatah Hidup bencana diserahkan kepada pihak kecamatan”
GAYO LUES | INFORakyat.co – Beredar informasih yang mengejutkan, salah seorang perangkat desa di kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, nekat "menyunat" (potong) dana Jatah Hidup (Jadup) bagi korban bencana banjir dan tanah longsor (hidrometeorologi) terjadi pada akhir November 2025.
Berdasar pemberitaan yang dikutip dari portalsatu.com, pemotongan dana jadup tersebut terjadi di desa Setul, Kecamatan Tripe Jaya, kabupaten Gayo Lues, disebut-sebut melibatkan oknum perangkat desa.
Pernyataan bendahara desa inisial J sebagaimana dilansir media sebelumnya. Ia mengaku uang yang terkumpul dari warga penerima jadup telah diserahkan kepada pihak camat dan yang dinilai telah membantu saat bencana banjir.
Baca Juga:
Pelayanan Transportasi dan Keselamatan, Dishub Simeulue Cetuskan 5 Program Prioritas Berkelanjutan
"Sejumlah uang yang terkumpul dari penerima jadup sebesar Rp. 100 ribu rupiah per orang, telah diserahkan kepada pihak camat, dengan alasan telah membantu selama banjir," ungkapnya, seperti dirilis media.
Menyikapi dugaan tersebut media ini mencoba konfirmasi kepada kalaksa Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Gayo Lues, Muhaimini, melalui aplikasi WhatsApp (WA).
Muhaimini mengatakan bahwa pihak telah mendengar samar-samar tentang informasi tersebut. Pihaknya masih melakukan pendalaman atas kebenaran informasi itu, agar tidak menimbulkan fitnah.
"Kami sudah mendengar isu tersebut, dan saat ini kami mencoba menyelidiki apakah ada pihaknya yang terlibat, atau apakah benar ada pemotongan. Ini merupakan kewenangan dan tugas BPBD yang melakukan pendataan bagi penerima manfaat," jelas Muhaimini kepada INFORakyat.co, Senin malam, 06 Juli 2026.
Khusus untuk penyaluran Jadup, sambung Muhaimini, itu di luar tanggung jawab BPBD dan sama sekali bukan ranahnya. "Kita coba kroscek kebenarannya dulu, jangan karena isu kita terkecoh," pungkasnya. ||






