“Beberapa bulan lalu jembatan ini sudah ditinjau oleh Ketua DPRK Simeulue, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan atau tindaklanjut. Masyarakat bertanya-tanya kapan pembangunan atau rehabilitasi akan dilakukan?,” ujar Agam Becu.
SIMEULUE | INFORakyat.co – Kondisi jembatan kayu yang menghubungkan kawasan Panter dengan Dusun Suka Damai, Desa Kota Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, hingga kini masih memprihatinkan.
Padahal beberapa waktu lalu telah ditinjau oleh pimpinan DPRK Simeulue, namun belum kunjung ada tanda-tanda perbaikan. Buntutnya, masyarakat bertanya-tanya kenapa belum diperbaiki, dan kapan direalisasi.
Diketahui, jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, kerusakan pada sejumlah bagian membuat masyarakat merasa khawatir saat melintas, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk.
Baca Juga:
Berdalih Pinjam Pakai, Pelaku Dugaan Penipuan dan Penggelapan Motor Dibekuk Polisi Lampung Selatan
Tokoh masyarakat Kota Sinabang, Agam Becu, mengungkapkan bahwa persoalan jembatan tersebut sudah lama menjadi perhatian warga. Bahkan, kondisi jembatan telah beberapa kali diberitakan dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.
"Beberapa bulan lalu jembatan ini sudah ditinjau oleh Ketua DPRK Simeulue, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan atau tindaklanjut. Masyarakat bertanya-tanya kapan pembangunan atau rehabilitasi akan dilakukan?," ujar Agam Becu kepada INFORakyat.co Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Agam Becu, masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata sebelum kerusakan semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, Kepala Desa Kota Sinabang, Novian, membenarkan bahwa kondisi jembatan penghubung Panter–Dusun Suka Damai saat ini memang membutuhkan perhatian serius.
"Benar, kondisi jembatan kayu tersebut sudah mengalami kerusakan dan perlu segera diperbaiki. Kami berharap ada tindak lanjut dari instansi terkait agar akses masyarakat tetap aman dan nyaman digunakan," kata Novian.
Warga menilai perbaikan jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendesak karena menjadi jalur utama penghubung antar wilayah dalam desa. Selain digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, akses tersebut juga mendukung kegiatan ekonomi dan sosial warga.
Masyarakat berharap hasil peninjauan yang telah dilakukan DPRK Simeulue dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait, sehingga perbaikan jembatan yang dinantikan warga tidak hanya berhenti pada tahap peninjauan semata.
Baca Juga:
DP3AKB Bener Meriah Gelar Pemulihan Psikososial bagi Korban Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi terkait jadwal maupun alokasi anggaran perbaikan jembatan Panter–Dusun Suka Damai tersebut.
Warga pun berharap pemerintah segera memberikan kepastian demi keselamatan dan kepentingan masyarakat luas. Jangan hanya sekedar turun dan foto-foto, celetuk sejumlah warga dengan nada kesal. ||




