“Saya ingin membangun rumah, namun terkendala akibat kesulitan mencari material semen yang sedang kosong di toko bangunan. Kelangkaan semen benar-benar menyusahkan warga di Aceh Tenggara,
ACEH TENGGARA | INFORakyat.co – Meterial bahan bangunan berupa semen tiba-tiba terjadi kelangkaan di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, fenomena ini sontak membuat warga kaget dan terkendala membangun rumah sejak beberapa pekan.
Kondisi Kabupaten Aceh Tenggara berada di pedalaman berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. Saat stok dan keberadaan material vital untuk struktur bahan bangunan terjadi kelangkaan dan diduga menghilang peredarannya.
Berdasarkan penelusuran INFORakyat.co di sejumlah toko bangunan yang biasa menjual alat bangunan, ditemui persediaan semen dalam keadaan kosong.
Kondisi tersebut turut di keluhkan sejumlah masyarakat, salah seorang warga, Soraya Padilah, mengaku sangat kesulitan mencari semen untuk membangun rumah miliknya.
"Saya ingin membangun rumah, namun terkendala akibat kesulitan mencari material semen yang sedang kosong di toko bangunan. Kelangkaan semen benar-benar menyusahkan warga di Aceh Tenggara," keluh Soraya Padilah kepada INFORakyat, Senin, 15 Juni 2026.
Baca Juga:
Ruas jalan Rusak, Kaliber Group dan Warga Tawar Sedenge Gotong Royong Perbaiki Secara Swadaya
Akibat dari kelangkaan semen, ia mengaku pelaksanaan bangunan rumah menjadi terkendala. Anehnya lagi, jika pun ada, walaupun harga melambung tinggi tetap saya beli demi mempersiapkan bangunan rumah.
"Sejak lama saya bercita-cita membangun rumah, saat mau dibangun malah terjadi kelangkaan Semen. Saya berharap agar pemerintah dapat menstabilkan suplai semen di wilayah Aceh Tenggara. Ini penting agar pertumbuhan pembangun bisa lancar dan tidak terkendala," ucapnya.
Ia juga menyoroti, sekalipun terjadi kelangkaan, bagi orang banyak uang dan pengusaha bisa memperoleh dengan mengorder dari wilayah lain, tetapi bagi warga yang berpenghasilan papasan tentu menjadi kendala parah.
Baca Juga:
Data LPSE, Proyek Pembangunan lanjutan RSUDYA Tapaktuan Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar
"Kami harap pemerintah daerah dan pihak berkompeten bisa mencari solusi, sehingga kebutuhan semen bisa stabil di Aceh Tenggara," ungkap Soraya. ||







