Tadah Doa di Tanah Suci, Ujang Kasim Sukses bangun Mushola di Samadua, Wabup Aceh Selatan meresmikan

author
Sudirman Hamid

Kemarin, Pukul 16:03 WIB

Tadah Doa di Tanah Suci, Ujang Kasim Sukses bangun Mushola di Samadua, Wabup Aceh Selatan meresmikan
Usai peresmian Musholla H. Muhammad Kasim, Wakil Bupati H. Baital Mukadis, SE didampingi Sekda Diva Samudra Putra, SE, MM berfoto bersama keluarga Ujang Kasim di depan Musholla. Sabtu (20/6/2026). INFORakyat/Istimewa.
“Mushalla sudah dibangun oleh donatur. Selain pembangunan fisik, yang lebih utama membangun jamaah dan memakmurkan Rumah Ibadah ini. Hendaknya musholla ini menjadi pusat ibadah, syiar Islam, sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga,” kata Wabup, H. Baital Mukadis, SE.

TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Sosok pria perantau asal Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Kasmarizal atau akrab disapa Ujang Kasim, membangun Mushalla H. Muhammad Kasim  dimulai dari nol di Dusun Padang Paweh, Desa Suaq Hulu, Kecamatan Samadua hingga siap dimanfaatkan.

Siap dibangun, Mushola H. Muhammad Kasim  diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati (Wabup) Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, SE, Sabtu, 20 Juni 2026.

Baital Mukadis menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada keluarga besar H. Muhammad Kasim serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Mushalla H. Muhammad Kasim, sehingga asas manfaatnya dapat dinikmati hingga anak cucu.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih yang tulus kepada keluarga besar H. Muhammad Kasim serta seluruh pihak yang telah ikut serta, baik secara materi, tenaga maupun pikiran dalam pembangunan mushalla yang indah ini," ujar H. Baital Mukadis.

Menurutnya, pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk investasi akhirat yang pahalanya akan terus mengalir. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.

"Mushalla sudah dibangun oleh donatur. Selain pembangunan fisik, yang lebih utama membangun jamaah dan memakmurkan Rumah Ibadah ini. Hendaknya musholla ini menjadi pusat ibadah, syiar Islam, sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga," ujar H. Baital Mukadis.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat fasilitas mushola agar tetap nyaman digunakan oleh generasi mendatang.

"Semoga Musholla H. Muhammad Kasim ini membawa berkah, kedamaian, dan ketentraman bagi masyarakat yang menunaikan ibadah," imbuhnya.

Sementara itu, Kasmarizal atau Ujang Kasim, mengungkapkan perasaan lega atas keberhasilan membangun musholla H. Muhammad Kasim ini. Karena hajatan tersebut diniatkan saat menadah doa di tanah suci ketika dirinya dan keluarga melaksanakan ibadah Umrah.

"Sangat sederhana sekali, niat tulus membangun musholla ini datang ketika saya dan keluarga melaksanakan ibadau Umrah di tanah suci. Apabila punya rezeki dan menyisihkan sebagian pendapatan, saya berusaha membangun sebuah mushola untuk menyambung cita-cita keluarga besar," paparnya.

Ujang Kasim mengaku, sejak niatnya dilafalkan, ternyata mendapat dukungan penuh dari sang istri tercinta, sehingga keduanya mulai menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung.

"Berpegang teguh pada niat yang tulus, saya bersama keluarga mulai menabung sedikit demi sedikit. Alhamdulillah, rencana itu pun mendapat ijabah dari Allah SWT. Pada akhirnya berhasil membangun mushalla yang diresmikan hari ini," cetus Ujang Karim.

Menurutnya, doa dan niat baik di depan Ka'bah, menjadikan modal utama baik untuk dimudahkan membangun rumah ibadah bagi masyarakat kampung halamannya. Meski dirinya dengan keluarga berada di Jakarta, bahkan di luar negeri, namun tidak menyurutkan niat baik itu.

Menariknya, bentuk dan pola Musholla H. Muhammad Kasim didesain sendiri oleh Ujang Kasim. Ia memilih konsep minimalis tanpa kubah yang terinspirasi dari berbagai rumah ibadah yang pernah ia lihat selama bekerja di sejumlah negara seperti China, Belanda, dan Swiss.

Konsep tersebut dipadukan dengan taman yang dihiasi bunga-bunga sebagai simbol keindahan dan kenyamanan lingkungan ibadah. Semoga masyarakat yang beribadah lebih tenteram.

"Jika Allah mengizinkan, saya ingin dimakamkan di samping mushola ini. Ini adalah bentuk kecintaan saya kepada kampung halaman dan rumah ibadah yang kami bangun bersama keluarga," ujarnya.

Peresmian Musholla H Muhammad Kasim di Dusun Padang Paweh, Desa Suaq Hulu, Kecamatan Samadua turut dihadiri Sekda Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, SE, MM, tokoh masyarakat dan Keluarga besar Ujung Karim.||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : News, Daerah, Komunitas, Religius, Keuangan, Bantuan, Sosialisasi