“Masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh terhadap perubahan cuaca yang terjadi saat ini, perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko dan dampak dari suhu panas,” kata Kadis Kominfo, Ilham Abdi.
BENER MERIAH | INFORakyat.CO - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Kepala Diskominfo Bener Meriah, Ilham Abdi, menyebutkan bahwa el nono adalah fenomena iklim global ditandai dengan suhu panas permukaan laut di atas rata-rata di Samudra Pasifik ekuator bagian tengah hingga timur.
Kondisi ini dapat menyebabkan berkurangnya curah hujan, meningkatnya suhu udara, kekeringan, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.
"El nino berdampak terjadi perubahan pola cuaca di berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Kondisi ini harus diwaspadai untuk menghindari berbagai potensi buruk," papar Ilham Abdi, dikutip dari laman Kominfo, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, dampak yang dirasakan antara lain musim kemarau panjang, berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, serta meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat panas berlebih dan debu.
"Masyarakat diharapkan tidak menganggap sepele atau remeh terhadap perubahan cuaca yang terjadi saat ini, perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko dan dampak dari suhu panas," kata Ilham Abdi.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi sebagai berikut, diantaranyaMenghemat penggunaan air bersih dan menyiapkan cadangan air seperlunya.
"Terpenting dan paling utama, tidak membakar lahan, sampah, atau hutan yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jaga peralatan elektronik di rumah-rumah sebaik mungkin agar tidak menimbulkan kosketing listrik," imbuhnya.
Baca Juga:
Fase Baru!! Zulkifli Hasan tunjuk dr Al Hilal Pimpin DPD PAN Aceh Singkil, Himapas Beri Apresiasi
Menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengurangi paparan panas berlebihan.
Petani diharapkan menyesuaikan pola tanam dan memperhatikan ketersediaan air irigasi.Selalu mengikuti informasi resmi cuaca dari pemerintah dan instansi terkait.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran lahan, kekeringan, atau kondisi darurat lainnya kepada aparatur kampong maupun instansi berwenang.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan agar dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir. ||











