“Akibat gempa berkekuatan magnitudo 7, 6 terjadi di Sulawesi Utara, pada kedalaman 33 kilometer pada Kamis pagi, 03 April 2026 kemarin, mengakibatkan sejumlah fasilitas dan rumah warga rusak”
TERNATE | INFORakyat.co – Sebanyak 282 rumah penduduk dan tempat ibadahdi Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Sulawesi Utara rusak, baik rusak berat, sedang dan Ringan.
Update Data sementara yang ditayang Terbitlut.com, berdasarkan sumber pemerintah Kecamatan Pulau Batang Dua, sebanyak 273 rumah penduduk rusak berat, sedang dan Ringan. Sementara 9 rumah ibadah juga mengalami kerudakan.
Saat ini Tim Penangguangan Bencana Gempa Bumi Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate di pimpin Sekretaris Daerah (Sekda), H. Rizal Marsaoly, telah berada di Kecamatan Batang Dua untuk memberikan bantuan logistik kemanusian, pada Jumat, 03 April 2026.
Informasi dihimpun, bantuan yang didistribusikan untuk korban bencana gempa bumi meliputi bahan kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, antara lain beras, makanan siap saji, mie instan, minyak goreng, perlengkapan tidur, terpal, family kit, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Total bantuan yang dibawa di antaranya, satu ton beras, 350 paket makanan siap saji, 50 rak telur, serta 100 kardus mie instan.
Sekda Pemko Ternate, Rizal Marsaoly juga melakukan peninjauan tempat ibadah dan rumah warga yang mengalami kerusakan. Bukan hanya itu, ia juga berdialog dengan warga dan terus memastikan agar penduduk kecamatan Batang Dua tetap aman.
"Jangan cemas, kita tetap upayakan aman. Bencana ini adalah ujian," ungkap Rizal menyemangati warga saat berada di lokasi.
Diketahui, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan khusus bagi kelompok rentan, berupa paket perlengkapan bayi, lansia, dan kebutuhan perempuan. Paket tersebut mencakup popok bayi dan anak, minyak kayu putih, pembalut wanita, serta popok lansia.
Rizal Marsaoly menegaskan, bahwa kehadiran pemerintah di lokasi terdampak merupakan bagian dari komitmen pimpinan untuk memastikan penanganan berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
"Kami hadir langsung untuk memastikan kondisi masyarakat pulau Batang Dua yang terdampak, sekaligus menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan agar penanganan darurat dapat berjalan dengan baik. Kita juga terus upayakan kelanjutanya," ujar Sekdako.
Diberitakan berbagai media lokal dan nasional, gempa bumi mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, berkekuatan 7,6 magnitudo, dengan kedalaman 33 Kilometer, pukul 05.48 WITA, pada Kamis, 02 April 2026 kemarin.
Hingga pukul 12.00 WITA kemarin, BMKG mencatat telah terjadi gempa susulan sebanyak 93 kali dengan kekuatan 5,5 magnitudo, namun tidak berpotensi tsunami.
Presiden Prabowo telah menginstruksikan langkah tanggap darurat untuk melindungi masyarakat terdampak, dan menyelamatkan masyarakat. ||














