“Harus kita akui dan patut diapresiasi, perjuangan siswa-siswi SMA di Abdya mampu berkelebat di tingkat Internasional, asuhan dan bimbingan dewan guru juga menjadi motivasi yang sangat berharga dalam menempa pengabdiannya,” kata Plt Kacabdin Abdya, Irma Suryani S.Si M.Pd.
BLANGPIDIE | INFORakyat.co – Bukan kaleng-kaleng dan patut diajung jempol, sebanyak lima siswa-siswi tingkat SMA di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh sukses meraih tiket emas di seleksi World Scout Jamboree 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 8 Agustus 2027, di Gdansk, Polandia.
Keberhasilan brilian dan prestasi gemilang mengikuti Jambore dinia ke 26 itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Abdya, Dindik Aceh, Irma Suryani S.Si M.Pd melalui sambungan telepon genggam, Senin, 13 April 2026.
"Berkat bimbingan dan arahan bapak Pimpinan Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan dukungan para orang tua siswa-siswi serta peran dewan guru pembina pramuka, Alhamdulillah lima siswa dari Abdya lolos di seleksi Internasional World Scout Jamboree ke 26 Tahun 2027 di Polandia," kata Irma Suryani.
Jika tidak ada perubahan dan rintangan, tutur Plt Kacabdin, kelima anak kesayangan yang berhasil mengharumkan nama Abdya dan Aceh ini, akan bergabung dengan gerakan Pramuka Negara-negara di dunia.
"Ini bukan karena proses administrasi belaka, tetapi benar-benar kenyataan dan perjuangan yang harus ditempuh dengan gigih, doa serta dukungan semua pihak. SLTA dibawah payung Cabang Dinas Pendidikan Abdya terus berusaha memberi yang terbaik untuk mengharumkan nama daerah dan tanah air," imbuh mantan Kepala SMK Negeri 1 Blangpidie itu.
Adapun lima siswa-siswi yang lolos seleksi Jambore tingkat dunia di Polandia, setelah mengikuti seleksi ketat di tingkat Kwartir Aceh di Aceh Besar, Banda Aceh, Kwartir Cabang Abdya.
Tiga peserta berhasil meraih posisi utama, yaitu Alief Geubrina Tuah (SMA Jabal Nur Jadid), Syifa Annajwa Hayat (SMP Jabal Nur Jadid), dan Aiesy Keyzhia (SMAN Harapan Persada).
Sementara itu, dua lagi menempati posisi cadangan, adalah Farel Zaviro dan Olivia Tri Padillah, keduanya dari SMAN Harapan Persada.
Menurut Irma Suryani, prestasi dan kualitas yang didulang para siswa-siswi, tentunya tidak semudah membalik telapak tangan. Capaian ini pantas diapresiasi dan menjadi lentera kebanggaan bagi daerah, khusus Abdya.
"Perjuangan kita belum cukup dan puas sampai disini, jika memang Allah merestui, maka Cabdin wilayah Abdya akan terus berjuang dengan gigih untuk menjadi yang terbaik, menciptakan siswa-siswi SLTA berkarakter, kreatif, inovatif,disiplin, mandiri, cerdas dan berkualitas serta berdaya saing global," ucapnya seraya mengaku seleksi dilaksanakan pada 10–12 April 2026, di Bumi Perkemahan Komplek Pertanian Saree, Kabupaten Aceh Besar.
Mengakhiri percakapannya, Ira Suryani berpesan, semoga apa yang ditoreh kelima siswa di event Jambore internasional, dan prestasi siswa lain, hendaknya menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak didik lain.
Dibalut rasa haru dan penuh kekaguman, Irma Suryani menambahkan, dengan semangat pantang menyerah dan menjalani segala rintangan, jajaran Cabdin senantiasa siap berjuang dan membina jajaran pendidikan di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Abdya.
"Mari sama-sama kita berjuang, bekerja dan berusaha agar Abdya dan Aceh menjadi panutan di mata dunia. Saya aqul Yaqin, para orang tua selalu merindukan anak-anak mereka sukses," tutup Plt Kacabdin.||




