“Saya berharap wartawan yang ada di Aceh Tenggara lebih berkualitas dan profesional, Dinas Infokom melaksanakan pembinaan terhadap wartawan serta mendukung dan memfasilitasi UKW," kata Muhammad Salim Fakhri.
KUTACANE | INFORakyat.co - Bupati Aceh Tenggara, Aceh, Muhammad Salim Fakhri beserta kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) menggelar silaturahmi bersama insan Pers yang bertugas di wilayah itu, Senin, 25 Mei 2026.
Ajang silaturahmi dibungkus interaksi berlangsung di ruang rapat umum Setdakab di Kutacane, Bupati minta dukungan dan sinergitas wartawan dalam mewujudkan pembangunan dan kemajuan daerah.
Bupati Muhammad Salim Fakhri berharap adanya pelatihan bagi jurnalis serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tujuannya agar legal standing dan karya jurnalistik bisa dipertanggung jawab di bawah pembinaan Dewan Pers.
"Saya berharap wartawan yang ada di Aceh Tenggara lebih berkualitas dan profesional, Dinas Infokom melaksanakan pembinaan terhadap wartawan serta mendukung dan memfasilitasi UKW," kata Muhammad Salim Fakhri dihadapan kepala OPD dan insan pers.
Ia berharap karya tulis berupa pemberitaan awak media, bisa memberi regulasi kepada pembaca, positif, konstruktif dan kritikan menjadi harapan bagi kemajuan pembangunan, demi tercapainya visi misi pemerintah daerah.
Baca Juga:
Sekda Aceh Selatan: ASN dituntut tegakan Kedisiplinan dan tunjuki Dedikasi melayani masyarakat
"Peran dan potensi jurnalis untuk kemajuan dan pembangunan di kabupaten Aceh Tenggara sangat dibutuhkan dan bersifat krusial. Apa yang dilaksanakan dan terjadi, jika tanpa pemberitaan wartawan tentu tidak akan diketahui publik. Wartawan bisa memberi pencegahan dan edukasi kepada pembaca," ucap bupati.
Pertemuan ini, tambah Salim Fakhri, bukan hanya sekedar seremonial belaka, tetapi saling merangkul, bersinergi serta berpartisipasi terhadap kemajuan daerah.
"Saya tekankan kepada seluruh jajaran dan SKPK, bermitralah dengan insan pers serta memberi konfirmasi agar karya jurnalis yang dihasilkan berimbang, balance dan cek and ricek. Kita sama-sama tidak menginginkan jika produksi pers di semir alias digoreng," tegas Salim Fakhri lagi.
Sebagai ASN dan pejabat di SKPK, berikan keterangan yang sesuai ketika kawan-kawan media butuh informasi. Tidak perlu merasa takut, wartawan juga memiliki aturan main dan kode etik serta dilindungi Undang Undang.
"Seluruh OPD jangan merasa takut untuk memberi Keterangan kepada rekan-rekan jurnalistik, sehingga pemberitaan yang muncul tidak menjadi liar, sesuai kaidah dan cover both side," pungkas bupati, seraya berharap terjalin kemitraan yang humanis dan menyejukan. ||





