Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Demokrasi Masa Depan Damai Adil dan Penjernih

author
Redaksi

04 May 2026 10:19 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Demokrasi Masa Depan Damai Adil dan Penjernih
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, saat diwawancara dan memberi keterangan kepada ratusan media pada Peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta. Ahad (03/5/2026). INFORakyat/Istimewa.
“Tanpa informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif, sulit membangun perdamaian yang berkelanjutan,” ujar Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat.

JAKARTA | INFORakyat.CO– Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum penting bagi dunia jurnalistik untuk menegaskan kembali perannya dalam menjaga demokrasi, perdamaian, dan keadilan sosial.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa jurnalisme berkualitas merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas di tengah derasnya arus informasi global.

Dalam peringatan yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026, Komaruddin menyampaikan bahwa pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan sebagai penjernih di tengah maraknya disinformasi.

"Tanpa informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif, sulit membangun perdamaian yang berkelanjutan," ujarnya.

Sejalan dengan itu, Forum Organisasi Penyiaran Indonesia turut menggelar rangkaian kegiatan dengan tema "Kolaborasi untuk Informasi Berkualitas dan Keberlanjutan Media."

yang digelar di kawasan Car Free Day, tepatnya di Café Villa Riverview, Stasiun KA BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, ini berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.

Acara dikemas dalam bentuk sambutan, penekanan sirine peringatan, serta kegiatan fun walk bersama Menteri Komunikasi dan Digital, komunitas pers, pelaku industri media, dan masyarakat.

FOPI yang terdiri dari berbagai asosiasi penyiaran menekankan pentingnya kolaborasi antara media, pemerintah, platform digital, dan publik untuk menghadirkan informasi yang akurat sekaligus menjaga keberlanjutan industri media.

Selain itu, Dewan Pers juga mendorong lahirnya regulasi yang memberikan perlindungan terhadap karya jurnalistik, termasuk percepatan undang-undang hak cipta jurnalistik serta gagasan no tax for knowledge.

Menutup pernyataannya, Komaruddin mengajak insan pers untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi.

"Pers Indonesia harus membuktikan diri sebagai pilar utama dalam menciptakan masa depan yang demokratis, damai, adil, dan berkelanjutan," tegasnya. ||

Tags terkait :

Editor : Sudirman Hamid

Kanal : News, Hukum, Komunitas, Pemerintahan dan Pembangunan, Wartawan, Demokrasi