“Personel kepolisian diberikan pemahaman menyeluruh terkait langkah teknis evakuasi dan pengamanan tahanan agar tetap sesuai prinsip hak asasi manusia dan prosedur yang berlaku ketika situasi darurat,” ujar Dirtahti Polda Aceh. AKBP Taupik Rahman.
ACEH SINGKIL |INFORakyat. CO - Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Aceh turun gunung menggelar sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru terkait evakuasi tahanan dalam situasi darurat di Polres Aceh Singkil, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dir Tahti Polda Aceh AKBP Taupik Rahman, didampingi Wakapolres Aceh Singkil Kompol Tasmin.
Sosialisasi ini mencakup prosedur evakuasi tahanan saat terjadi bencana alam maupun kerusuhan, termasuk tata cara perawatan tahanan serta pengelolaan barang bukti.
AKBP Taupik Rahman mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel dalam menghadapi kondisi darurat.
"Personel kepolisian diberikan pemahaman menyeluruh terkait langkah teknis evakuasi dan pengamanan tahanan agar tetap sesuai prinsip hak asasi manusia dan prosedur yang berlaku ketika situasi darurat," ujar Taupik Rahman.
Baca Juga:
Pasangan Pidie dan Pidie Jaya Diduga Live TikTok Adegan Mesum dalam Mobil, Dilimpah ke Kejaksaan
Ia menyebut SOP yang disosialisasikan merupakan yang terbaru dan menjadi salah satu inovasi yang diinisiasi Polda Aceh dalam penanganan tahanan saat situasi krisis.
SOP tersebut, kata dia, dirancang berdasarkan hasil evaluasi dari berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di Aceh, sehingga diharapkan lebih efektif dan responsif.
"Ini menjadi bagian dari pembaruan sistem agar penanganan tahanan dalam kondisi darurat bisa lebih terstruktur," katanya seraya menginformasikan bahwa SOP ini direncanakan akan dituangkan dalam Peraturan Kapolda Aceh.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, jajaran kepolisian di Polres Aceh Singkil diharapkan mampu mengimplementasikan prosedur evakuasi dan perawatan tahanan secara optimal.||



