“Atas temuan harga kebutuhan yang melebihi harga eceran tetap, saat ini kita masih melakukan pemantauan terhadap harga ayam potong tersebut. Jika masih melambung Disperindagker akan melakukan operasi pasar," ungkap Rahmat Fadli.
KUTACENE | INFORakyat.CO - Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Aceh drh. Syafridhal melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah wilayah Kabupaten/kota, menemukan harga ayam potong melambung tinggi, salah satunya di Aceh Tenggara.
Dalam Sidak spontanitas itu ditemukan harga ayam potong di jual pedagang diatas Harga Eceran Tetap (HET).
Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagker) Aceh Tenggara, Rahmad Fadli, saat di konfirmasi INFORakyat.co membenarkan atas temuan tersebut, harga daging ayam potong melambung hingga Rp.45.000, seharusnya di bawah itu.
"Atas temuan harga kebutuhan yang melebihi harga eceran tetap, saat ini kita masih melakukan pemantauan terhadap harga ayam potong tersebut. Jika masih melambung Disperindagkop akan melakukan operasi pasar," ungkap Rahmat Fadli, Sabtu, 01 Mei 2026.
Berdasarkan informasi dari tim lapangan, ungkap Fadli, untuk harga saat ini sudah mengalami penurunan dari Rp. 45.000 menjadi Rp.35.000 per kilogram.
Baca Juga:
Bulog Lampung Selatan Jaga Kualitas Beras dan Minyak Makan bagi 184.677 Penerima Bantuan Pangan
"Kenaikan harga ini sering terjadi, karena kita bukan wilayah produksi, sehingga banyak faktor yang menjadi penyebab kenaikan harga salah satunya stok dari Sumut menipis dan harga pakan mengalami kenaikan," beber Fadli salah satu faktor terjadi kenaikan.
Sementara untuk bahan pokok lainnya seperti peredaran serta harga HET Minyak Kita serta beras SPHP menghadapi Lebaran Idul Adha tahun 2026, pemerintah akan melakukan operasi pasar.
"Kita pantau terus harga-harga kebutuhan pokok yang dijual pedagang. Kalau masih ada yang nakal akan di kita beri peringatan," pungkasnya. ||




