“Menjelang Magrib dan Azan berkumandang, kita turun gunung melakukan patroli ke sejumlah objek wisata, salah satunya di kawasan Ruang Terbuka Hijau Pantai Tapaktuan, pengunjung dihimbau pulang untuk menunaikan shalat,” ujar Kabid PPD dan SI Satpol PP - WH Aceh Selatan, Rudi Subrita, S.Ag.
TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP- WH) Aceh Selatan menggelar patroli rutin untuk penegakan Syariat Islam di kawasan objek wisata Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Pala Indah Kota Tapaktuan, Minggu, 31 Mei 2026.
Patroli dilakukan sebagai upaya penegakan dan pengawasan pelaksanaan Syariat Islam sebagaimana diatur dalam regulasi daerah, termasuk Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang Hukum Jinayat dan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam.
Kepala Pelaksana (Kasat) Pol PP-WH Aceh Selatan melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Syariat Islam (PPD dan SI) Satpol PP-WH, Rudi Subrita, S.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan Syariat Islam, khususnya dalam menghormati waktu-waktu ibadah, terutama menjelang sholat Magrib
Baca Juga:
Cetak Skor UTBK 2026 diatas 1.000, Tujuh Siswa MAN IC Serpong Tembus Jurusan Unggulan ITB hingga UI
"Menjelang Magrib dan Azan berkumandang, kita turun gunung melakukan patroli ke sejumlah objek wisata, salah satunya di kawasan Ruang Terbuka Hijau Pantai Taman Pala Indah, pantai Tapaktuan. Pengunjung dihimbau pulang untuk menunaikan sholat Magrib," ujar Rudi Subrita, S.Ag, melalui keterangannya.
Hasil pengawasan dan pemantauan di lapangan, sambung Rudi Subrita, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran berat selama kegiatan berlangsung.
"Petugas menemukan hal-hal kecil, seluruh tindakan dilakukan sebatas pembinaan di tempat dan teguran lisan terhadap pelanggaran ringan. Alhamdulillah, pengunjung yang menyesaki lokasi beranjak pulang seiring tibanya waktu sholat Magrib," paparnya.
Ia mengungkapkan, dalam kegiatan patroli, petugas mencatat sebagian warga masihkurang kesadaran dan pemahaman terhadap pelaksanaan Syariat Islam. Hal tersebut dibuktikan masih ada sebagian oknum beraktivitas di ruang public menjelang suara azan berkumandang.
"Kami turun menggunakan kendaraan operasional jenis Hilux milik Wilayatul Hisbah. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan. Usai diberikan arahan, pengunjung bergerak meninggalkan lokasi wisata," imbuhnya.
Patroli rutin digelar sesuai arahan dan petunjuk bapak Bupati Aceh Selatan dan Wakil Bupati, untuk lebih fokus meningkatkan penegakan Syariat Islam, mendukung kiprah ulama dan aspirasi tokoh masyarakat.
"Kita terus mengupayakan pengawasan rutin dan optimal di sejumlah lokasi keramaian dan objek wisata dalam menekan dan meminimalisir pelanggaran Syariat Islam di Aceh Selatan sebagaimana termaktub dalam visi misi pimpinan daerah," sergahnya. ||














