“Keluarga merupakan tempat pertama setiap anak memperoleh kasih sayang, pendidikan, pembentukan karakter, serta nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal dalam menghadapi masa depan. Kondisi perlu diperkuat menuju Indonesia emas 2025," ujar Asisten Setdakab Lampung Selatan, Muhammad Darmawan.
LAMPUNG SELATAN | INFORakyat.co - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun keluarga yang berkualitas, harmonis, dan tangguh sebagai fondasi utama pembangunan daerah sekaligus mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, Muhamad Darmawan, saat memimpin upacara peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026, di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin, 29 Juni 2026.
Kegiatan upacara Harganas -33 Tahun 2026 diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga PNS dan PPPK.
Baca Juga:
Sambut Kepulangan 91 Tamu Allah, Bupati Aceh Singkil Harap Kuota Jamah Haji Tahun Depan Ditambah
Muhammad Darmawan membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Ia menegaskan, Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama bagi setiap anak untuk memperoleh kasih sayang, pendidikan, pembentukan karakter, serta nilai-nilai kehidupan yang menjadi bekal dalam menghadapi masa depan.
"Keluarga merupakan tempat pertama setiap anak memperoleh kasih sayang, pendidikan, pembentukan karakter, serta nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal dalam menghadapi masa depan," ujar Darmawan.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi, dinamika ekonomi, serta perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Di tengah perubahan tersebut, keluarga diharapkan mampu menjadi ruang yang menghadirkan rasa aman, keteladanan, sekaligus memperkuat karakter setiap anggotanya.
"Oleh karena itu, ketahanan keluarga menjadi kebutuhan yang sangat mendasar bagi keberhasilan pembangunan bangsa," katanya.
Lebih lanjut, Darmawan menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan pada akhirnya sangat ditentukan oleh kualitas keluarga. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat berbagai kebijakan yang berpihak pada pembangunan keluarga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa upaya tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan dukungan serta komitmen seluruh orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan keluarga dapat berjalan secara optimal. ||




