Meledak, 200-an Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh Dilantik, 21 Kepsek Bergeser di Aceh Selatan

author
Redaksi

26 Jan 2026 22:38 WIB

Meledak, 200-an Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh Dilantik, 21 Kepsek Bergeser di Aceh Selatan
ILUSTRASI:Pelantikan Kepsek. Foto: KabarAktual.id
“Iya, benar, tadi ada pelantikan sebanyak 200-an Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh, acara berlangsung di Anjong Monmata, Banda Aceh. Khusus Kabupaten Aceh Selatan, sebanyak 21 Kepala Sekolah dirotasi dan ada dinonjobkan,” kata salah seorang Kepsek.

BANDA ACEH | inforakyat.coGubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), diwakili Sekda Muhammad Nasir, S.IP, MPA melantik kurang lebih 200-san kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri dari 23 kabupaten/kota se provinsi Aceh, di Anjong Mon, Mata, Banda Aceh, Senin, 26 Januari 2026.

Informasi berkembang, dari jumlah 200-an Kepala Sekolah yang dilantik, termasuk 21 orang dari Kabupaten Aceh Selatan terjadi pergeseran (rotasi) dan ada yang dinonjobkan.

"Iya, benar, tadi ada pelantikan sebanyak 200 -an Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh. Saya mendapat informasi dari teman-teman, khusus Kabupaten Aceh Selatan, sebanyak 21 Kepala Sekolah dimutasi, dan ada dinonjobkan," kata salah seorang Kepsek yang identitasnya diminta dirahasiakan.

Rumor berkembang di kalangan tenaga kependidikan sekolah lanjutan atas, mutasi Kepala Sekolah di awal Tahun ini (Januari 2026-red), sangat rapi dan profesional.

"Besar kemungkinan mutasi tadi adalah gelombang pertama, karena ada bocoran kepala sekolah Revit tahun 2025 akan menyusul. Namun isu tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan," beber sumber melalui sambungan telepon genggam, Senin malam, 26 Januari 2026.

Membaca pidato tertulis Gubernur, Sekda Aceh Muhammad Nasir, S.IP, MPA menyatakan pelantikan Kepala sekolah merupakan bagian dari penataan manajemen pendidikan menengah di Aceh, dengan fokus memperkuat kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan.

Menurutnya, kebijakan ini ditempuh untuk memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah berjalan optimal tanpa terganggu pergantian pimpinan sekolah pada tahap awal.

"Kepala sekolah dari satuan pendidikan yang menerima program revitalisasi tahun 2025 belum dilibatkan dalam pelantikan tahap pertama. Mereka akan mengikuti rotasi dan pelantikan tahap kedua setelah evaluasi awal program dilakukan," ucap Sekda dikutip lansiran media KabarAktual.id.

Dikatakan Muhammad Nazir, pelantikan tahap pertama ini mencakup mayoritas kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri yang sekolahnya tidak termasuk dalam program revitalisasi.

Langkah tersebut dinilai strategis untuk penyegaran kepemimpinan sekaligus penguatan tata kelola pendidikan menengah. Program revitalisasi sekolah merupakan agenda nasional dan daerah yang mencakup pembenahan sarana dan prasarana, penguatan manajemen sekolah, serta peningkatan kualitas proses pembelajaran, khususnya di SMK.

"Karena itu, kepala sekolah pada satuan pendidikan penerima revitalisasi harus fokus penuh mendampingi pelaksanaan program," ujar Sekda.

Pelantikan para kepsek itu dimaksudkan untuk mengisi kekosongan yang sudah berlangsung bertahun-tahun lalu. Meski demikian, sejumlah sekolah masih tetap dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) akibat berbagai faktor.

Untuk mengetahui secara detail tentang jumlah kepala sekolah SMA, SMK dan SLB di Aceh Selatan yang ikuti dilantik, hingga berita ini diturunkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang Aceh Selatan belum bisa dihubungi. Dicoba telepon berkali-kali masih belum aktif. ||

Tags terkait :

Editor : Sudirman Hamid

Kanal : News, Daerah, Pendidikan, Pemerintahan dan Pembangunan, Peristiwa