Pasca Bencana, Solidaritas Sopir Hiace Menyatu di Jalur Rawan Bener Meriah - Medan, Terobos Malam

author
Iko Prananda

27 Jan 2026 23:09 WIB

Pasca Bencana, Solidaritas Sopir Hiace Menyatu di Jalur Rawan Bener Meriah - Medan, Terobos Malam
Aksi solidaritas antar sopir angkutan umum Hiace rute Bener Meriah–Medan, menyatu saat melaju di jalur rawan dan ekstrim, Selasa malam (27/1/2026). Iko Prananda.
“Resah gelisah harus kami lalui dengan lapang dada, terkadang kami harus menurunkan beberapa penumpang agar mobil bisa melewati tanjakan, licin dan rawan. Pascabencana, arus yang dilalui cukup ekstrem, kami tolong menolong,” ujar Aldi.

REDELONG | inforakyat.co – Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bener Meriah, aksi solidaritas antar sopir angkutan umum Hiace rute Bener Meriah–Medan menjadi pemandangan yang menyentuh kaldu, rute sulit dan penuh tantangan serta di rawan di kawasan Jembatan Weh Ni Pase, saling bantu membantu.

Para sopir terlihat saling menunggu dan memastikan kendaraan dalam satu rombongan dapat melewati jalur tersebut dengan aman.

Kondisi jalan yang licin dan tanjakan ekstrim membuat perjalanan tidak mudah, terutama bagi kendaraan yang mengangkut penumpang penuh.

Salah seorang sopir Hiace, Aldi, mengatakan bahwa demi keselamatan, terkadang mereka terpaksa menurunkan beberapa penumpang sebelum melintasi tanjakan.

"Resah gelisah harus kami lalui dengan lapang dada, terkadang kami harus menurunkan beberapa penumpang agar mobil bisa melewati tanjakan, licin dan rawan. Pascabencana, arus yang dilalui cukup ekstrem, kami tolong menolong," ujar Aldi kepada INFORakyat.co, Selama, 27 Januari 2026 malam.

Meski demikian, semangat kebersamaan antar sopir menjadi kekuatan utama. Sopir yang lebih dulu berhasil melewati tanjakan memilih berhenti dan menunggu di atas untuk memastikan kendaraan rekan-rekannya dapat melintas dengan aman.

"Walaupun berat, kami selalu dapat dukungan dari sesama sopir. Mereka yang sudah sampai di atas menunggu dan memastikan mobil kami bisa lewat," tambahnya.

Aldi dan para sopir lainnya berharap agar pemerintah dan pihak terkait segera melakukan perbaikan jalan serta penanganan jalur rawan pascabencana, demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus transportasi antara Bener Meriah dan Medan.

"Kami berharap kondisi jalan ini segera diperbaiki. Jalur ini sangat vital bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi. Keselamatan penumpang dan sopir harus jadi perhatian utama," pungkasnya. ||

Tags terkait :

Editor : HERU DWI SURYATMOJO

Kanal : News, Daerah, Komunitas, Bencana, Kendaraan/Lalu lintas, Sosialisasi