Prabowo Salurkan Bantuan Rp 268 M untuk bencana Sumatera, Kabupaten/Kota dapat Rp 4 M

author
Redaksi

22 Dec 2025 22:45 WIB

Prabowo Salurkan Bantuan Rp 268 M untuk bencana Sumatera, Kabupaten/Kota dapat Rp 4 M
Kondisi oprit jembatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, putus akibat diterjang banjir sebelum dipasang jembatan bailey, foto dijepret, Rabu (10/12/2025). INFORakyat.co/Sudirman Hamid.
“Bapak Presiden telah menyalurkan bantuan presiden melalui dana kemasyarakatan Presiden. Sudah tersalurkan Rp 268 miliar," kata Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara.

JAKARTA | inforakyat.co - Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah menyalurkan bantuan senilai Rp 268 miliar untuk 52 kabupaten/kota dan 3 provinsi yang terdampak bencana di Sumatera.

Dana sebesar Rp268 miliar itu, masing-masing diperuntukan untuk Kabupaten/kota senilai Rp 4 miliar, kemudian untuk setiap provinsi sebesar Rp 20 miliar.

Kabar itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. Katanya, dana tersebut diambil dari Dana Kemasyarakatan Presiden dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Bapak Presiden telah menyalurkan bantuan presiden melalui dana kemasyarakatan Presiden. Sudah tersalurkan Rp 268 miliar," kata Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara, dalam konferensi pers, dikutip dari JawaPos.com, Senin (22/12/2025).

Ia memastikan bahwa anggaran tersebut akan secara otomatis disalurkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah.

"Untuk APBD 3 provinsi dan 52 kabupaten kota yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Rp 4 miliar per kabupaten kota dan Rp 20 miliar per provinsi. Ini masuk ke APBD masing-masing kabupaten/kota dan provinsi tersebut," jelas Wamen Keuangan.

Sebelumnya, Prabowo mengucurkan bantuan senilai Rp 20 miliar berupa dana bencana untuk provinsi dan Rp 4 miliar untuk kabupaten/kota.

Sementara itu, Mendagri Muhammad Tito Karnavian membeberkan bahwa sejumlah pemerintah daerah (Pemda) memang tak mampu untuk memulihkan daerahnya menggunakan APBD.

Jelang akhir tahun, kata Mendagri, sejumlah Pemda sudah mengaku tak mempunyai anggaran, khususnya anggaran tidak terduga seperti bencana banjir yang melanda.

"Anggaran untuk itu dalam keadaan krisis namanya belanja tidak terduga, tapi karena ini sudah akhir tahun, sisanya sangat tipis. Ada yang hanya tinggal Rp 75 juta dan ada Rp 300 juta," ujar Mendagri.

Di satu sisi, sambung Tito Karnavian, sejumlah pemerintah daerah lain juga sudah melakukan gotong royong untuk mengucurkan dana tak terduganya kepada Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Bahkan, ada salah satu daerah, seperti Lhokseumawe mendapat bantuan dari APBD daerah lain sebesar Rp 3 miliar.

"Dana dari daerah untuk provinsi dan kabupaten lain sudah tersalurkan Rp.34 miliar. Ada juga yang langsung ke kabupaten tertentu, seperti Lhokseumawe dapat bantuan Rp 3 miliar dari daerah lain," tutup Mendagri tanpa menyebutkan berasal dari daerah mana. ||

Sumber: JawaPos.com

Tags terkait :

Editor : Sudirman Hamid

Kanal : News, Daerah, Bencana, Pemerintahan dan Pembangunan, Keuangan, Bantuan, KORBAN