Sejak Running, SPPG Sawah Tingkeum Aceh Selatan distribusi 264.000 porsi MBG, penerima Ceria

author
Sudirman Hamid

1 Jam yang Lalu

Sejak Running, SPPG Sawah Tingkeum Aceh Selatan distribusi 264.000 porsi MBG, penerima Ceria
Murid murid SD Negeri 1 Seubadeh, Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan, tampak riang gembira saat menerima sajian menu MBG dari dapur Yayasan Juang Nyak Mentroe Sawah Tingkeum. Selasa (02/06/2026). INFORakyat/Foto: warga.
“Sejak launching dan running pada 21 Januari 2026, Dapur MBG Yayasan Juang Nyak Mentroe Sawah Tingkeum, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh sudah mendistribusikan sebanyak 264.000 porsi kepada penerima manfaat,” kata Kepala SPPG Sawah Tingkeum, Saifullah, S.Sos.

TAPAKTUAN | INFORakyat.co - Semenjak Running dan lounching dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sawah Tingkeum Yayasan Juang Nyak Mentroe, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, terhitung sudah mendistribusikan sebanyak 264.000 porsi kepada penerima manfaat.

Perjalanan panjang danprogres tersebut disampaikan Kepala SPPG Sawah Tingkeum, Bakongan Timur, Saifullah, S.Sos kepada INFORakyat, Selasa, 02 Juni 2026.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan, SPPG Sawah Tingkeum Bakongan Timur sudah mendistribusikan sebanyak kurang lebih 264.000 porsi MBG kepada penerima asas manfaat.

"Sejak launching dan running pada 21 Januari 2026, Dapur MBG Yayasan Juang Nyak Mentroe Sawah Tingkeum, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh sudah mendistribusikan sebanyak 264.000 porsi kepada penerima manfaat," kata Saifullah, S.Sos.

Pihaknya mengaku terus berusaha meningkatkan kualitas dan menjaga menu sesuai petunjuk teknis dalam mewujudkan pemenuhan gizi kepada siswa-siswi, ibu hamil dan penerima manfaat lainnya.

Menurut Saifullah, selama berlangsungnya program pemerintah yang dicetuskan Presiden Prabowo, Alhamdulillah Dapur MBG Sawah Tingkeum berjalan dengan baik, lancar dan aman.

"Belum ada kita terima keluhan dari penerima manfaat. Kami senantiasa mengutamakan kualitas dan keandalan menu dalam pemenuhan gizi. Kondisi ini terus dipertahankan selama dapur MBG tersu berasap," imbuhnya lagi.

Penelusuran media, salah seorang guru SMA Negeri 1 Bakongan Timur, Ulfa Nazria, S. Pd.I, mengaku kehadiran MBG memberi efek positif dan membantu meringankan beban jajanan para anak didik, bahkan sangat berdampak kepada pemenuhan gizi.

"Secara ekonomi, kehadiran MBG sangat membantu beban orang tua. Kami apresiasi SPPG Sawah Tingkeum yang menjaga kualitas makanan dengan baik, terutama kebersihan menu dan sistem saji yang tepat," tutur Ulfa Nazria.

Seiring kesuksesan pelayanan, ia juga berharap kualitas dan sajian menu MBG yang sudah distribusikan selama ini agar terus ditingkatkan.

"Kami berharap menu MBG kedepannya di perbanyak susu UHT, minimal dalam 5 (lima) hari distribusi, menu MBG dilengkapi Susu tiga hari," harapnya.

Komentar serupa juga dituturkan murid SD Negeri 1 Seubadeh, Zuhratul Azizah. Kata dia, kehadiran MBG sangatlah bermanfaat bagi dirinya dan pihak lain.

"Rasa-rasanya, jika tanpa MBG terasa hambar, selain sudah menjadi kebiasaan dan mengandung nutrisi, kami-kami juga tidak harus meminta uang kepada orang tua. Kalaupun ada uang, bisa disimpan atau dimanfaatkan untuk kepentingan lain. MBG hadir, efisiensi terlaksana," urai Zuhratul.

Sajian menu yang didistribusikan dapur SPPG MBG Sawah Tingkeum, setiap hari bergantian. "Beraneka menu disajikan, dari lauk-pauk hingga daging. Menu juga dilengkapi buah-buahan hingga susu. Ini sungguh mengesankan, dan tidak membosankan karena menunya bergantian," pungkas Zuhratul. ||

Tags terkait :