“Kami bersama BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat terus berkoordinasi dalam penanganan pascakebakaran. Prioritas kami saat ini adalah memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan dan seluruh kerugian dapat didata dengan baik,' kata Kepala Desa Sinabang, Noviar, SE.
SIMEULUE | INFORakyat.co – Musibah kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan di Desa Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, pada dinihari, sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa, 07 Juli 2026.
Amukan api menghanguskan
sebuah losmen, tiga rumah, dan satu unit, sementara puluhan warga lainnya turut
terdampak.
Berdasarkan data sementara,
bangunan yang terbakar meliputi Losmen Simeulue (Amelia), rumah milik Marda
Surianti, rumah milik Erli Marlina Wati, rumah milik almarhum Pak Muksin yang
saat kejadian dalam keadaan kosong, serta ruko milik Amri.
Baca Juga:
Kabel Tower Telkomsel Digarong Maling, Los Sinyal Internet Di Sawang Aceh Selatan Sudah Diperbaiki
Di Losmen Simeulue (Amelia)
saat kebakaran terjadi terdapat satu orang karyawan, Riski Ananda, serta empat
orang penginap, yakni Danil, Wahyu, Riski Alforja, dan Aprian Gigin Prasetia.
Rumah milik Marda Surianti dihuni satu jiwa, sedangkan rumah milik Erli Marlina
Wati dihuni tiga jiwa.
Selain bangunan yang
terbakar, sejumlah warga lainnya juga terdampak, yakni keluarga Marzuki (6
jiwa), Iksan Kaca (3 jiwa), Nur Asia (2 jiwa), Riki Prayetna (3 jiwa), Darul
Ulung (5 jiwa), Rudi (4 jiwa), Elmida Wati (2 jiwa), Hengki (4 jiwa), serta
keluarga Rahmad yang terdiri atas dua orang dewasa dan satu bayi.
Baca Juga:
Pelayanan Transportasi dan Keselamatan, Dishub Simeulue Cetuskan 5 Program Prioritas Berkelanjutan
Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue, Riduan, mengatakan pihaknya langsung
mengerahkan personel ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
BPBD bersama unsur terkait
melakukan penanganan darurat, membantu proses penanganan di lokasi, serta
mendata bangunan dan warga yang terdampak.
Sementara itu, Kepala Desa
Sinabang, Noviar, S.E., mengatakan pemerintah desa bersama masyarakat segera
bergotong royong membantu proses evakuasi dan memberikan bantuan awal kepada
warga yang menjadi korban kebakaran.
"Kami bersama BPBD,
TNI, Polri, relawan, dan masyarakat terus berkoordinasi dalam penanganan
pascakebakaran. Prioritas kami saat ini adalah memastikan warga terdampak
mendapatkan bantuan dan seluruh kerugian dapat didata dengan baik," ujar
Noviar.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, pendataan kerugian material masih terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Simeulue bersama Pemerintah Desa Sinabang dan instansi terkait. ||







