“Sejumlah plafon di ruangan kantor Camat Sawang sudah koyak dan nyaris ambruk akibat basah diguyur atap bocor. Kondisi ini jangan dibiarkan terus semrawut, dikhawatirkan bisa ambruk tiba-tiba,” kata salah seorang warga saat berkunjung di kantor Camat.
TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Sejumlah warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh mengeluhkan kondisi kantor Camat sebagai pusat pelayanan publik mengalami kebocoran atap dan plafon rusak sejak beberapa bulan terakhir.
Salah seorang warga, menyebutkan bahwa sejak dibangun begitu lama Kantor Camat Sawang sama sekali belum pernah di rehab atau diperbaiki, sehingga wajar jika mengalami kebocoran atap dan plafon rusak, termasuk di ruang kerja camat.
"Sejumlah plafon di ruangan kantor Camat Sawang sudah koyak dan nyaris ambruk akibat basah diguyur atap bocor. Kondisi ini jangan dibiarkan terus semrawut, dikhawatirkan bisa ambruk tiba-tiba," kata salah seorang warga yang jati dirinya dikantongi Redaksi di Meuligo Sawang, Kamis, 25 Juni 2026.
Pria yang diketahui salah seorang perangkat gampong di wilayah Kecamatan Sawang itu, berharap kepada pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk dapat mengalokasikan anggaran guna merehab infrastruktur publik, yaitu gedung kantor camat Sawang, mengalami kerusakan berat.
"Kami minta kepada bapak Bupati untuk memperhatikan pembangunan kantor Camat Sawang. Jangan lihat dari luarnya saja, keadaan di dalam benar-benar memprihatinkan," tandas sumber.
Camat Sawang, Satri Diani, S.H, yang dikonfirmasi membenarkan kondisi bangunan kantor tersebut mengalami kebocoran atap hampir di setiap sudut. Akibat sering basah ditimpa air bocoran atap ketika hujan, banyak plafon rusak dan lapuk.
"Iya bang, sudah banyak plafon rusak, contohnya ini di ruang kerja saya. Kita berharap jika ada kemampuan keuangan daerah, gedung ini secepatnya dilakukan perbaikan untuk menghindari hal-hal tidak diingini," ujar Satri Diani.||




