“Sebanyak 13 rumah dan toko terbakar, satu lagi rumah terdampak (terimbas). 38 jiwa kehilangan tempat tinggal dan 2 jiwa mengalami dampak. Total korban menjadi 40 orang dari 15 Kepala Keluarga,” tulis Keuchik Kotafajar, Novellidya.
TAPAKTUAN | inforakyat.co – Informasi terupdate terkait musibah kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Dusun Taqwa, Gampong (Desa) Kotafajar Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh pada pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, Sabtu, 28 Maret 2026 kemarin.
Data yang diperoleh dari Camat Kluet Utara, Alman Paluti, S.STP, M.Ec. Dev, berdasarkan laporan bencana kebakaran yang disampaikan Keuchik (Kepala) Desa KotaFajar, korban kebakaran menimpa 13 rumah dan toko meliputi, rusak berat pasca kebakaran, sementara satu lagi mengalami dampak (terimbas), korban dikategorikan 14 rumah.
"Total korban sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK), terdiri 38 jiwa kehilangan tempat tinggal, satu keluarga yang dihuni dua orang terdampak," papar Alman Paluti saat dikonfirmasi lanjutan, Minggu, 29 Maret 2026.
Pasca peristiwa duka itu, bantuan mulai berdatangan. Tim verifikasi dari BPBD, Baitul Mal, Perugas Kepolisian dan TNI serta perangkat Gampong sedang melakukan pendataan secara utuh.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Kepolisian Polres Aceh Selatan, Polda Aceh. Dengan gerak cepat Tim identifikasi telah turun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Baca Juga:
21 Kepsek SD dan SMP di Aceh Singkil Ditemui Terima Fee Pembelian Buku Pelajaran Rp.135 Juta
Dihimpun dari data laporan Keuchik Kotafajar, Novellidya, tertanggal 28 Maret 2026, dari 13 rumah dan toko yang mengalami musibah kebakaran, satu rumah diantaranya sedang tidak berpenghuni, karena sedang berada di Banda Aceh, yaitu saudara Saleh Amin (45), pekerjaan ASN.
"Sebanyak 13 rumah dan toko terbakar, satu rumah terdampak. 38 jiwa kehilangan tempat tinggal dan 2 jiwa mengalami dampak. Total korban menjadi 40 orang dari 15 Kepala Keluarga (satu rumah dihuni dua kepala keluarga)," tulis Keuchik Kotafajar, Novellidya, dalam laporannya.
Adapun Kepala Keluarga (KK) yang menghuni 13 Ruko dan rumah yang dilalap si jago merah, serta turut terimbas kemarin adalah:
1. H. Zaman (74), dihuni 3 jiwa.
2. Nur Saadah (46), (2 orang)
3. Mansurdin (44), berjumlah 4 orang.
4. Muhammad Ali (69), sebanyak 4 jiwa.
5. Ibrahim A Rahman (54), 2 orang.
6. Ali Zikri (36), 3 orang.
7. Ra Decky Armanda, ST (38), 2 jiwa.
8. Erlina Wati (52), berjumlah 3 orang.
9. Masribin (53), terdiri 6 jiwa.
Baca Juga:
Kobaran Api Berhasil Padam, Penyebab Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Diselidiki
10.Suhaiman Ependi,A,md (30), 3 jiwa.
11.Aisyah (52), hanya 1 orang.
12.Safrima (31), dihuni 2 orang.
13.Nur Mardiah (73), hanya 1 jiwa
14.Saleh Amin (45), dihuni 2 orang (berada di Banda Aceh) saat terjadi kebakaran.
Sedangkan rumah milik Teuku Rachmat Syahputra, S.Pd dihuni 2 jiwa, mengalami dampak kerusakan akibat kobaran api.
"Korban yang kehilangan tempat tinggal, saat ini terpaksa mengungsi ke rumah sanak famili terdekat. Mudah-mudahan, peristiwa ini mendapat hikmah dan menjadi Pelajaran bagi seluruh masyarakat, supaya lebih waspada dalam menghindari bahaya kebakaran," himbau Kepala BPBD Aceh Selatan, H. Zainal A, SE, M.Si.||





