Bupati Aceh Tengah Wisudakan 556 Siswa Sekolah Lansia, Pupuk Semangat Pendidikan

author
Iko Prananda

2 Jam yang Lalu

Bupati Aceh Tengah Wisudakan 556 Siswa Sekolah Lansia, Pupuk Semangat Pendidikan
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si mewidukan 556 siswa Sekolah Lansia binaan DKBP3A. Foto: Dok: Prokopim-AT.
“Ibu-Ibu dan bapak-bapak, hari ini akan diwisuda setelah mengikuti pertemuan sebagai proses belajar mengajar. Sudah saatnya dinyatakan lulus, saya bangga menjelang usia tua mampu belajar, ini sangat hebat dan menjadi contoh,” kata Bupati Aceh Tengah, Drs Haili Yoga, M.Si.

TAKENGON | INFORakyat.co - Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, mewisuda sebanyak 556 wisudawan/wisudawati yang memasuki usia lanjut pada Sekolah Lansia (Lansia) binaan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) di Ballroom Gayo Petro Hotel, Sabtu, 27 Juni 2026.

Bupati Haili Yoga menyebutkan bahwa lansia-lansia yang sudah tamat pendidikan pada hari itu seluruhnya memiliki disiplin yang tinggi serta tekad belajar yang gigih.

"Ibu-ibu dan bapak-bapak, hari ini akan diwisuda setelah mengikuti pertemuan sebagai proses belajar mengajar. Sudah saatnya dinyatakan lulus, saya bangga menjelang usia tua mampu belajar, ini sangat hebat dan menjadi contoh," kata Haili Yoga.

Dihadapan 556 wisudawan dan wisudawati, ia menyampaikan pihaknya kemarin masih di luar kota untuk melaksanakan tugas jemput bola di beberapa kementerian dan baru tiba di Takengon  tadi pagi.

"Saya menerima laporan dari Ibu Kadis KBP3A bahwa ada ini ada kegiatan wisuda, walaupun masih lelah dengan senang hati saya hadiri demi membangkitkan semangat ibu-ibu dan bapak-bapak di dunia pendidikan," ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan Sekolah Lansia maka para lansia di Kabupaten Aceh Tengah tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia, dikutip laman Prokopim, Ahad, 28 Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, Bupati Haili Yoga, bertanya kepada peserta siapa saja yang sudah khatam Al-Quran dari puasa hingga saat ini, serta merta memberikan hadiah.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kajari, Wakil Ketua DPRK, perwakilan Kapolres, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra, Ketua TP-PKK, beberapa Kepala SKPK, para Camat, para Kepala Puskesmas, dan beberapa reje kampung terkait.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Lansia di Kabupaten Aceh Tengah merupakan program pendidikan nonformal yang umumnya diselenggarakan pada jenjang dasar.

Masyarakat usia lanjut yang bertujuan untuk membekali para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia dalam menjalani usia senja.

Sementara itu perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia bukan pendidikan asal-asalan melainkan sebuah program yang jelas dan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas.

Program Sekolah Lansia juga telah diintegrasikan ke dalam kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL) yang tersebar di berbagai titik di Indonesia oleh BKKBN Nasional.

Kadis KBP3A Aceh Tengah, Helfi Triyansi, SST, M.Kes, dalam laporannya mengatakan bahwa, kegiatan pembelajaran Sekolah Lansia dilaksanakan pada masing-masing kampung dengan kerja sama lintas sektor seperti para camat dan reje kampung. Wisuda tersebut diikuti oleh 15 kampung yang merupakan standar 1 dan 2 Sekolah Lansia.

"kegiatan pembelajaran Sekolah Lansia dilaksanakan pada masing-masing kampung dengan kerja sama lintas sektor seperti para camat dan reje kampung. Wisuda kali ini diikuti oleh 15 kampung yang merupakan standar 1 dan 2 Sekolah Lansia," ungkap Helfi Triyansi.||

Tags terkait :