Diduga Muncul sejumlah Vendor, Pemulihan Pasca Bencana di Aceh Tenggara dan Sumatera PT HK Pemenang

author
Almujawadin

2 Jam yang Lalu

Diduga Muncul sejumlah Vendor, Pemulihan Pasca Bencana di Aceh Tenggara dan Sumatera PT HK Pemenang
Aktivitas pekerjaan proyek bronjong di salah satu sungai di Aceh Tenggara, Kamis (23/4/2026). INFORakyat/Almujawadin.
“Disinyalir ada 6 vendor yang menjadi Pelaksana lapangan dalam pengerjaan bronjong pasca bencana di Aceh Tenggara, lalu HK sebagai apa dan mendapat keuntungan?”

KUTACANE | INFORakyat. CO – Upaya pemulihan pembangunan infrastruktur dan aliran sungai pasca banjir dan tanah longsor (hidrometeorologi)  yang menerjang wilayah Sumatera, disebut-sebuat pemerintah penunjukan PT Hutama Karya (HK) sebagai pelaksana sekaligus pemenang tender.

Investasi yang dilakukan di lapangan, di balik PT.HK diduga muncul sejumlah vendor dadakan yang menjadi pelaksana dalam segala bidang infrastruktur, salah satunya pembangunan bronjong di Aceh Tenggara.

Berdasarkan pantauan INFORakyat menunjukan 6 vendor yang menjadi pelaksana lapangan dalam pengerjaan bronjong. Lalu kemana PT HK, dan apakah perusahaan ternama itu tidak mendapat syafaat atau keuntungan??

Berdasarkan pantau media ini, disinyalir ada nama vendor di bawah PT. HK yang muncul dan berjibaku dalam pelaksanaan kegiatan, diantaranya BM, IN, KH, DN, KF dan RJ.

Sejauh ini belum diketahui apakah kehadiran sejumlah pendor atas kerjasama atau penunjukan dari PT HK, hingga saat ini bebas belum diketahui secara pasti, sehingga diduga pihak pelaksana dimaksud menggunakan material disinyalir illegal.

Dari investasi yang dilakukan, sala pemanfaatan material di lapangan tanpa pengambilan dari pengusaha galian C resmi, tentu terjadi kecurangan. Pertanyaannya, apa dampak untung ruginya bagi masyarakat??

Patut dipertanyakan penggunaan BBM Subsidi atau BBM industri, pengerukan material di lokasi pekerjaan hingga hal-hal lain yang bersifat bisnis.

"Informasi yang berkembang, pemenang pekerjaan adalah PT HK, tetapi muncul sejumlah vendor di lapangan. Apakah PT HK memberi Sub kerja kepada perusahaan lain?. Patut dipertanyakan sistem pengambilan material yang tidak memanfaatkan perusahaan galian C," ucap salah seorang warga kepada INFORakyat, Kamis, 23 April 2026.

Dari aktivitas di lapangan, tutur sumber yang namanya diminta tidak dipublikasi itu, masyarakat merasa perlu mengetahui secara transparan prosedur pelaksanaan, termasuk dugaan pengambilan material yang diduga sarat penyimpangan.

Sementara itu, untuk mendalami kontrak dan kehadiran sejumlah vendor sebagai perpanjangan tangan PT. HK, media ini belum mendapatkan informasi akurat, dan belum tahu persis kemana harus dipertanyakan.

Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp (WA) kepada perwakilan PT. HK belum memberi keterangan resmi.Untuk perimbangan informasi, media ini masih menunggu keterangan resmi dari pihak manapun yang berkompeten. ||

Tags terkait :