"Pemerintah sudah melakukan tahapan Veripikasi dan validasi data secara akurat dan profesional, dari sebelumnya 2.600 tenaga honorer menjadi 2.540 berhak menerima Surat Keputusan dan diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu," ucap Bupati Muhammad Salim Fakhri.
KUTACANE | INFORakyat.co - Dari 23 Kabupaten/Kotadi provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara diperkirakan urutan ke 7 melaksanakan pelantikan, pengangkatan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW).
Sebanyak 2.540 orang dari jumlah 2.600 honorernya Aceh Tenggara, akhirnya mulai merasakan harapan dan memiliki status setelah sekian lama berbakti sebagai honorer.
Suasana haru terpancar senyuman kebahagiaan menyelimuti 2.540 tenaga honorer detik-detik pelantikan yang berlangsung di lapangan Pemuda di desa Gampang Jaya, kecamatan Babussalam, Kutacane, pada hari Senin, 25 Mei 2026 kemarin sore.
Prosesi Pelantikan, pengangkatan dan penyerahan SK dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhri.

"Pemerintah sudah melakukan tahapan Veripikasi dan validasi data secara akurat dan profesional, dari sebelumnya 2.600 tenaga honorer menjadi 2.540 berhak menerima Surat Keputusan dan diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu," ucap Bupati.
Sebelumnya, lanjut Muhammad Salim Fakhri, para honorer yang akan dilantik berembus isu honorer bodong, pemerintah menetapkan pengangkatan melalui Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) bersumber dari pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).
"Pemkab Aceh Tenggara akan menetapkan besaran gaji yang akan diterima PPPK PW setelah melakukan pembahasan dengan mempertimbangkan kemampuan daerah.Saya menganjurkanjangan sampai di bawah Rp. 500.000 per bulan," imbuh Salim Fakhri.
Putri, salah seorang tenaga honorer yang mengikuti pelantikan dan menerima SK, mengaku sangat bahagia dan gembira mendapat kepastian status ASN walaupun di level PPPK PW.
"Sungguh bahagia setelah menanti harapan sekian lama. Saya bersama rekan- rekan merasa diperhatikan oleh pemerintah. Harapan kami, kedepannya dapat diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Kami telah berbakti dengan susah payah, hanya faktor keberuntungan belum memihak dengan baik," ungkap Putri. ||





