“Kami berharap melalui kunjungan anggota DPR-RI Komisi V ini, ada perhatian serius dari pemerintah pusat sehingga persoalan abrasi bisa segera ditangani. Kasihan kondisi Aceh Singkil,” kata Doni Maradonna.
ACEH SINGKIL |INFORakyat.co — Anggota DPRK Aceh Singkil Provinsi Aceh, Doni Maradonna, meminta Anggota DPR RI Komisi V, Ruslan Daud, mendorong solusi konkret atas persoalan abrasi dan pendangkalan muara sungai di pesisir Pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil..
Permintaan itu disampaikan Doni Maradonna saat mendampingi kunjungan kerja Ruslan Daud meninjau langsung kondisi pesisir yang terdampak abrasi, Jumat, 17 April 2026.
"Kami berharap melalui kunjungan anggota DPR-RI Komisi V ini, ada perhatian serius dari pemerintah pusat sehingga persoalan abrasi bisa segera ditangani. Kasihan kondisi Aceh Singkil," kata Doni Maradonna kepada awak media.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, penanganan abrasi membutuhkan langkah terukur, mulai dari kajian teknis hingga pembangunan infrastruktur penahan abrasi sebagai solusi jangka panjang.
Ia juga menyebut kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari sektor kelautan.
Baca Juga:
H. Armia Tekankan Guru Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman, Tunjang Kualitas Pendidikan
"Sebuah kesempatan baik, anggota DPR-RI Komisi V, hadir langsung di Aceh Singkil. Masyarakat tidak berharap banyak, hanya soslusi terhadap penanganan abrasi yang membuat muara sungai dangkal," papar Doni.
Dalam peninjauan tersebut, Ruslan didampingi Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, anggota DPRA Donny Aregarajes, serta anggota DPRK Aceh Singkil, Sadri Lingga.
Ruslan menilai kondisi abrasi dan pendangkalan muara di wilayah tersebut sudah mengkhawatirkan. Ia melihat langsung garis pantai yang mengalami pengikisan cukup parah, dan dinlai berbahaya.
Baca Juga:
Kendala Pemasaran, BUMG Harapan Bersama Gampong Tepi Air Tapaktuan, Petik Omset Rp.30 juta per bulan
"Negara harus segera hadir dalam penanganan abrasi dan pendangkalan ini. Jika tidak ditangani cepat, dampaknya akan semakin luas dan merugikan masyarakat pesisir," ujar Ruslan.
Ketua DPW PKB Aceh itu menambahkan, persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan.
Selain melakukan peninjauan, kunjungan Ruslan ke Aceh Singkil juga dalam rangka membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB setempat.||





