Perangi Kemiskinan Berbasis Data, Pemkab Aceh Tengah Luncurkan Jurus 'SADAKAH'

author
Redaksi

1 Jam yang Lalu

Perangi Kemiskinan Berbasis Data, Pemkab Aceh Tengah Luncurkan Jurus 'SADAKAH'
Jajaran Bappeda dan Diskominfo Aceh Tengah menjelaskan fungsi aplikasi data SADAKAH dalam upaya memerangi kemiskinan. Foto: Diskominfo.
“Pembangunan tidak boleh lepas dari validitas data. Hasil Musrenbang ini harus kita kawal bersama hingga tingkat provinsi bahkan ke pusat, agar program yang kita susun melalui basis data SADAKAH ini selaras dan tidak tumpang tindih," ujar Bupati Haili Yoga.

TAKENGON I INFORakyat.co - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah meluncurkan terobosan besar dan terbaru dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui jurus inovasi Satu Data Kemiskinan Aceh Tengah (SADAKAH)

Inovasi ini menjadi perbincangan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah, Rabu, 15 April 2026 kemarin.

"Pembangunan tidak boleh lepas dari validitas data. Hasil Musrenbang ini harus kita kawal bersama hingga tingkat provinsi bahkan ke pusat, agar program yang kita susun melalui basis data SADAKAH ini selaras dan tidak tumpang tindih," ujar Bupati di secara daring, saat pembukaan Musrenbang berlangsung, dikutip, Jumat, 17 April 2026.

Aplikasi SADAKAH merupakan buah kolaborasi strategis antara Bappeda dan Diskominfo Aceh Tengah untuk mengintegrasikan data kemiskinan daerah dengan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) nasional, difungsikan organisasi perangkat daerah, jelas bupati di hadapan peserta.

"Langkah ini diambil untuk memastikan intervensi pemerintah tepat sasaran dan berbasis data yang valid," tegas Haili Yoga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Mustafa Kamal, menegaskan bahwa SADAKAH adalah jawaban atas tantangan sinkronisasi data selama ini.

"SADAKAH adalah wujud nyata integrasi data kemiskinan dengan data sosial ekonomi nasional serta fungsi tugas seluruh OPD," papanya.

Ia menambahkan, "dengan data yang terpadu, kita dapat memastikan intervensi kemiskinan di Aceh Tengah jauh lebih efektif dan tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran," tegas Mustafa.

Sekretaris Bappeda Aceh Tengah, Zahara Zakaria, melaporkan bahwa keberlanjutan inovasi ini akan langsung dikonkretkan melalui bimbingan teknis.

"Pada tanggal 20 April mendatang, kami akan segera melaksanakan Bimtek penggunaan aplikasi SADAKAH kepada seluruh petugas walidata OPD, guna memastikan operasional data berjalan maksimal," jelas Zahara. ||

Sumber: Diskominfo-AT

Tags terkait :