“Kami bangga sekaligus berterima kasih kepada para atlet bela diri, pelatih, official, dan semua pihak. Perlombaan memiliki makna dalam mempererat silaturahmi, kesatuan dan persatuan,” kata Achmad Hariyanto Mayangkoro, SH.
BENER MERIAH, inforakyat.co - Suasana Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Pemda Bener Meriah, mendadak dipadati pengunjung dari berbagai penjuru, kedatangan Bupati Ir. H. Tagore Abubakar untuk membuka Kejuaraan Pencak Silat Piala Kejaksaan Negeri Bener Meriah ke-3 Tahun 2025 disambut antusias dan penuh kehangatan, Rabu (20/8/2025).
Ajang bergengsi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kejaksaan ke-80 sekaligus HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Event adu ketangkasan bela diri Pencak silat tahun ini mengusung tema "Raih Prestasi dan Lestarikan Budaya Melalui Pencak Silat" kejuaraan ini tidak hanya menjadi medan adu keterampilan dan ketangkasan, tetapi juga wadah untuk menjaga warisan budaya bangsa sekaligus mempererat silaturahmi antar atlet dan daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bener Meriah, Achmad Hariyanto Mayangkoro, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini kejuaraan mencatat sejarah tersendiri, dan ini menjadi ajang pemersatu antar atlet.
"Turnamen ini diikuti 268 atlet dari 21 tim, peserta merupakan atlet pilihan dari tujuh kabupaten/kota di Aceh. Bisa dibilang ini seperti mini turnamen tingkat provinsi yang dilaksanakan di Bener Meriah," ujar Kajari.
Menurut Achmad Hariyanto Mayangkoro, tujuh daerah atau duta kabupaten/kota di Aceh yang ikut berpartisipasi adalah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, dan Kota Sabang.
"Kami bangga sekaligus berterima kasih kepada para atlet bela diri, pelatih, official, dan semua pihak. Perlombaan memiliki makna dalam mempererat silaturahmi, kesatuan dan persatuan. Selebihnya, melalui event ini kita melahirkan potensi atlet bela diri berkualitas untuk meraup prestasi ke jenjang Provinsi hingga nasional maupun Internasional," kata Achmad Hariyanto dengan rasa optimis.
Menutup arahannya, Kajari menegaskan bahwa kejuaraan ini lebih dari sekadar berkompetisi. "Ini adalah wadah mempererat silaturahmi antar pesilat Aceh serta sarana melestarikan pencak silat sebagai identitas budaya bangsa. Mari kita junjung tinggi semangat sportifitas dengan menampilkan ketangkasan yang dimiliki," imbuhnya lagi.
Baca Juga:
Tampil Sebagai Inspektur Upacara Harganas ke-33, Sekda Bener Meriah Sampaikan 3 Fokus Utama
Terpenting adalah, melalui turnamen ini, akan lahir bibit pesilat muda yang bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Teruslah berlatih, tekun dan tetap selalu bersemangat," pungkasnya.
Pantauan inforakyat.co, prosesi pembukaan adu ketangkasan pencak silat dihadiri Kapolres Bener Meriah, Kepala Seksi Kejari, Perwakilan Dandim 0119 Bener Meriah, Ketua DPRK, Ketua IPSI, Ketua KONI, Pimpinan Bank Aceh Syariah (BAS), para wasit, dewan juri, ratusan pihak berkompeten dan ratusan atlet silat dari 7 daerah yang ambil andil dalam perlombaan. ||





