Tingkatkan Kompetensi Bidan, Dinkes Simeulue Gelar Pelatihan Pelatihan Persalinan

author
Dahman Efendi

1 Jam yang Lalu

Tingkatkan Kompetensi Bidan, Dinkes Simeulue Gelar Pelatihan Pelatihan Persalinan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Heri Herwanto, SKM., M.AP membuka kegiatan pelatihan Bidan dengan menghadirkan pemateri terkemuka di Sinabang. Selasa (30/06/2026). INFORakyat.co/Istimewa.
“Selama lima hari, bidan akan mengikuti pembelajaran berupa teori, diskusi, simulasi, dan praktek mengenai pelayanan antenatal care, pertolongan persalinan, pelayanan masa nifas, serta pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital pada bayi baru lahir,” ucap Plt. Kepala Dinkes Simeulue, Heri Herwanto, SKM., M.AP.

SIMEULUE | INFORakyat.co – Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pelatihan untuk meningkatkan Pelayanan Antenatal Care (ANC), Persalinan, Nifas, dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi bidan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai hari ini Selasa, 30 Juni hingga 4 Juli 2026 bertujuan meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi sesuai standar.

Pelaksana Tugas (Plt)Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Heri Herwanto, SKM., M.AP, saat membuka perhelatan menyampaikan bahwa peserta mendapatkan materi dari para fasilitator yang berpengalaman, diantaranya"dr. Renatha Nainggolan, M.Ked (Clin-Path)., Sp.PK. dr. Anjelimery Paulina Sihotang, M.Ked (Ped)., Sp.A dan Bd. Ramadhani Syafitri Nasution, SST, MKM., serta Errynaidila sebagai Master of Training (MOT).

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari bidan Puskesmas dan RSUD Simeulue mengikuti pelatihan selama lima hari. Pesertaakan mengikuti pembelajaran berupa teori, diskusi, simulasi, dan praktek mengenai pelayanan antenatal care, pertolongan persalinan, pelayanan masa nifas, serta pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir.

Heri Herwanto, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan investasi penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi baru lahir.

"Melalui pelatihan ini kami berharap seluruh bidan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga mampu memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan sesuai standar," imbuh Heri Herwanto saat membuka pelatihan.

Menurut Plt Dinkes, setelah mengikuti pelatihan diyakini kualitas pelayanan yang semakin baik akan berdampak pada penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Simeulue.

Selain memperkuat kemampuan bidan dalam pelayanan kehamilan, persalinan, dan nifas, pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya Skrining Hipotiroid Kongenital.

"Upaya deteksi dini terhadap gangguan hormon tiroid pada bayi baru lahir sangat dibutuhkan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin, sehingga risiko gangguan pertumbuhan, perkembangan, dan kecerdasan anak dapat dicegah secara maksimal," ulasnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di fasilitas kesehatan tempat mereka bertugas.

"Dengan meningkatnya kapasitas tenaga kesehatan, pelayanan maternal dan neonatal di Kabupaten Simeulue diharapkan semakin berkualitas serta mampu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," tutup Heri Hermanto.

Kegiatan pembukaan pelatihan turut dihadiri Kepala Bidang Kesehatan, Rosmanidar BR, S.ST., serta Riswandi Yusuf, S.Farm., Apt, Ketua Lembaga Penjamin Mutu Eldwin Cipta Kompetensi yang mengikuti kegiatan secara virtual. ||

Tags terkait :