“Hari ini, 1 Juni 2026 merupakan hari penuh bersejarah lahirnya Pancasila, kita berdiri dan hidup di atas tanah pusaka, kita kobarkan api dan semangat Pancasila dalam jiwa,” ucap Wakil Bupati, H. Baital Mukadis, SE.
TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Masih dalam nuansa Hari Raya Idul Adha 1447 hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar upacara peringatan hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati lama jalan Syekh Abdurrauf, Tapaktuan, Senin, 01 Juni 2026.
Kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat, Wakil Bupati, H. Baital Mukadis bertindak selaku inspektur upacara, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Diva Samudra Putra SE, MM, Forkopimda, Kepala SKPK, ASN dan berbagai unsur.
"Hari ini, 1 Juni 2026 merupakan hari penuh bersejarah lahirnya Pancasila,kita berdiri dan hidup di atas tanah pusaka, kita kobarkan api dan semangat Pancasila dalam jiwa," ucap H. Baital Mukadis, SE dalam arahannya.
Baca Juga:
Cendera mata Hari Lahir Pancasila, Bupati Aceh Tenggara Serah Sertifikat Tanah Pembangunan BNNK
Ia mengatakan peringatan hari lahir pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen refleksi untuk memastikan bahwa api pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan indonesia.

Baca Juga:
Cetak Skor UTBK 2026 diatas 1.000, Tujuh Siswa MAN IC Serpong Tembus Jurusan Unggulan ITB hingga UI
"Hari lahir Pancasila tahun 2026, kita mengusung tema Pemersatu Bangsa,Fondasi Perdamaian Dunia," paparnya.
Menurut Baital Mukadis, Pancasila adalah sinar dan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhan nya bagi negara, bangsa dan tanah air.
Dunia sedang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, namun Indonesia tetap berdiri kokoh dalam benteng Bhineka tunggal Ika, keberagaman yang terdiri 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan.
"Pancasila adalah pondasi moral warga negara dalam menghadapi turbulensi global,mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik, Ini menjadi kebanggaan yang pantas disyukuri," ujarnya.
Masih isi pidato Wakil Bupati, sebagai bangsa yang besar,kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata, berintegritas, berkomitmen dan konsisten.
Kontribusi pasukan perdamaian indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa serta peran kita dalam mediasi konflik regional menjadi jembatan emas bagi Internasional.
"Indonesia ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia, ikut serta dalam menggagas perdamaian dunia," ungkapnya di atas podium kehormatan.
Indonesia raya bukanlah mimpi kosong, tetapi negara memiliki kemajuan ekonomi dan teknologi, jika tanpa dibekali moral dan pilar-pilar Pancasila bisa perjuangan akan menyesatkan.
"Mewakili pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Aceh Selatan, saya mengajak seluruh elemen bangsa,terutama generasi muda sebagai generasi penerus untuk benar-benar menjadikan pancasila sebagai ideologidalam berbagsa dan bernegara, serta menjaga keutuhan ibu Pertiwi," tandas Wakil Bupati. ||














