Warga Keluhkan Pelayanan Disdukcapil Aceh Singkil, Pejabat diduga "Bolos Tugas"

author
Sahab Hadafi

1 Jam yang Lalu

Warga Keluhkan Pelayanan Disdukcapil Aceh Singkil, Pejabat diduga "Bolos Tugas"
Pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Aceh Singkil |Dok. Warga.
“Sudah dua hari kami bolak-balik ke kantor Disdukcapil, tetapi tidak ada kejelasan. Waktu habis, biaya juga keluar urusan tidak kunjung selesai,” ujar salah satu warga.

ACEH SINGKIL | INFORakyat.CO – Warga keluhkan Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Singkil, kurang maksimal dan berlarut-larut.

Kondisi tersebut disampaikansejumlah masyarakat saat mengurus pelayanan administrasi kependudukan, sampai bolak balik.

Warga mengaku harus bolak-balik ke kantor Disdukcapil hingga dua hari berturut-turut untuk mengurus administrasi kependudukan, namun tak kunjung tuntas.

"Sudah dua hari kami bolak-balik ke kantor Disdukcapil, tetapi tidak ada kejelasan. Waktu habis, biaya juga keluar urusan tidak kunjung selesai," ujar salah seorang warga yang namanya diminta dirahasiakan kepada INFORakyat, Rabu, 6 Mei 2026.

Sumber yang jati dirinya dikantongi media ini menyebut bahwa kondisi seperti ini membuat masyarakat dirugikan, baik dari segi waktu maupun biaya transportasi dan kebutuhan selama mengurus dokumen.

"Ini sangat disayangkan dan membuat warga kecewa, apalagi bagi masyarakat yang kediamannya jauh dari pusat kota," papar sumber merasa kesal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersendatnya pelayanan pengurusan dokumen kependudukan diduga karena ketidakhadiran sejumlah petugas di kantor Disdukcapil. Bahkan, seorang staf yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pimpinan (Kepala dinas) kerap tidak berada di tempat, tanpa diketahui alasannya.

"Kadang-kadang pimpinan tidak ada di kantor. Informasinya memegang dua jabatan, sehingga kurang optimal melaksanakan fungsinya sebagai pelayan masyarakat," imbuh ASN itu.

Atas kondisi ini, berbagai pihak memunculkan sorotan terkait efektivitas kepemimpinan dan manajemen pelayanan publik di Disdukcapil.

Rangkap jabatan dinilai berpotensi mengganggu kefokusan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Bayangkan saja, jika yang mengurus administrasi datang dari jauh dan menghabiskan waktu serta cuan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk terkait penempatan pejabat di posisi strategis.

"Kami berharap pemerintah tidak asal menempatkan pejabat. Ini menyangkut pelayanan publik. Kok bisa-bisanya pejabat jarang masuk kantor," ungkap sumber lain.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Aceh Singkil, Aidil Yudi Irawan, saat dimintai tanggapan hanya merespons singkat melalui pesan. Diduga terkesan kurang familiar dalam menjawab pertanyaan jurnalis , dan tanpa memberikan penjelasan akurat.||

Tags terkait :