RS Regional Tapaktuan Dilayani 38 Dokter Spesialis Plus 35 dokter umum, tersedia 293 TT dan Ratusan tenaga Kesehatan

author
Sudirman Hamid

06 May 2026 00:51 WIB

RS Regional Tapaktuan Dilayani 38 Dokter Spesialis Plus 35 dokter umum, tersedia 293 TT dan Ratusan tenaga Kesehatan
RSUDYA Tapaktuan menyandang tipe B Regional bermarkas di desa Gunung Kerambil Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Aceh. INFORakyat. Dok/Sudirman Hamid.
“Upaya peningkatan kualitas layanan dan fasilitas kesehatan di RSUD-YA Tapaktuan terus digembleng. Terkini memiliki 38 dokter spesialis dan Subspesialis. Ditambah 35 dokter umum, serta didukung sebanyak 293 Tempat Tidur rawatan,” kata Plt Direktur, dr. Erizaldi, M.Kes, Sp.OG.

TAPAKTUAN | INFORakyat.CO – Mendalami dan menerisik lebih dekat, ternyata Rumah Sakit Umum Daerah – dr. H. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh terus bergelayut melakukan penataan, baik fasilitas maupun sumber Daya Manusia (SDM) untuk keandalan layanan kesehatan masyarakat.

Salah satu rumah sakit Regional Tipe B di belahan pantai Barat Selatan Aceh, RSUD-YA Tapaktuan dibekali berbagai fasilitas dan alat kesehatan modern serta canggih.

Dalam menyanyi kesehatan masyarakat di beberapa kabupaten/kota penyangga, rumah sakit kesayangan masyarakat Aceh Selatan ini tersedia puluhan dokter dan tenaga medis serta personel pendukung lainnya.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur BLUD RSUD-YA Tapaktuan, dr. Erizaldi, M.Kes, Sp.OG yang diwawancarai menjelaskan beberapa hal penting, termasuk layanan pasien Desil 8-10 yang dibanderol kategori berkemampuan hasil penyesuaian Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 (sudah dilansir terdahulu).

Gedung berlantai lima di areal belakang RSUD-YA Tapaktuan. Foto: Sudirman Hamid

"Upaya peningkatan kualitas layanan dan fasilitas kesehatan di RSUD-YA Tapaktuan terus digembleng. Terkini memiliki 38 dokter spesialis dan 35 dokter umum, serta didukung sebanyak 293 Tempat Tidur (TT) rawatan di ruang rawat inap dan rawatan lain," kata Plt Direktur, dr. Erizaldi, M.Kes, Sp.OG, kepada INFORakyat, Selasa, 05 Mei 2026.

Lebih rinci, Erizaldi yang didampingi Kasi Humas Hendra Liyusman, menuturkan bahwa dari 38 orang dokter spesialis, diantaranya 36 berstatus ASN dan permanen, dua dokter spesialis lagi satuan tugas (Satgas) per 6 bulan terhitung mulai 1 Maret 2026 kemarin. Seorang lagi dokter spesialis gigi berstatus kontrak.

"Sebayak 36 dokter spesialis ini, diantaranya sudah predikat Sub ahli spesialis, bahkan ada jebolan Negara Tirai Bambu China, yakni dokter Emil Fathoni spesialis jantung  serta sub ahli lainnya," beber Erizaldi.

Selain dokter spesialis, rumah sakit tipe B ini juga diperkaya 35 dokter umum, dan diperkuat ratusan tenaga medis serta keperawatan.

Khusus dokter umum, masing-masing meliputi; dokter umum ASN berjumlah 14 orang, 9 orang diantaranya sedang melanjutkan tugas belajar untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) di berbagai ahli. Lima dokter umum berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Jika sudah selesai menimba pendidikan spesialis, maka secara otmatis jumlah dokter ahli akan mengalami penambahan signifikan. Kemudian tambah Plt Direktur, dokter umum dengan perjanjian kontrak sebanyak 16 orang, 8 orang merupakan dokter umum gigi.

"Semua tenaga medis di RSUDYA dari perawat, Bidan sehingga Sub Spesialis melayani kesehatan masyarakat hampir 1000 orang setiap hari, baik rawat inap maupun rawat jalan. Alhamdulillah, pimpinan daerah terus berusaha menjadikan rumah sakit yang terbaik di pantai barat selatan," papar Erizaldi.

Keterangan gambar

Sementara itu, Kasi Humas, Hendra Liyusman ikut memberi penjelasan terkait persediaan tempat tidur (TT) pasien. Katanya, sampai hari ini RSUD-YA Tapaktuan dibekali sebanyak 293 unit tempat tidur.

"Dari 293 tempat tidur ini, sebanyak 225 unit berada di  gedung rawat inap lantai lima, A,B dan C sesuai standar yang diperbolehkan, termasuk 25 unit di ruang intensif," imbuh Hendra, matan Kepala UPTD Puskesmas Air berudang Tapaktuan.

Selebihnya, tutur Hendra, di Ruang Instalasi Gawat darurat (IGD) berjumlah 12 set, Ruang Hemodialisa (HD) atau unit khusus tindakan cuci darah berjumlah 18 unit, dan Verlos Kamer (VK) alias kamar atau ruang bersalin (melahirkan) 13 tempat tidur.

Sementara untuk alat kesehatan RSUD-YA juga memiliki Laboratorium Kateterisasi modern, serta sejumlah fasilitas lain.

"Mari kita doakan, semoga perjalanan dan perjuangan pimpinan daerah dapat terus dikembangkan rumah sakit kesayangan ini menjadi lebih baik dan berkualitas, dan menjadi rumah sakit penyangga bagi kabupaten tenangga," pungkasnya. ||

Tags terkait :