“Investasi permanen adalah investasi jangka panjang dan berkelanjutan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya untuk penyertaan modal usaha kepada Perusahaan PT BAS dengan persentase 0,86 persen dan Perusahaan Milik Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Abdya 100 persen”
BLANGPIDIE | INFORakyat.co – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh melakukan investasi jangka panjang (permanen) dan penyertaan modal kepada PT Bank Aceh Syariah (PT BAS) dengan persentase 0,86 persen dan Perusahaan Milik Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Abdya 100 persen.
Berdasar dokumen Laporan Hasil
Pemeriksaan (LHP) BPK-RI Perwakilan Aceh Nomor:
4.A/T/LHP/DJPKN-V.BAC/PPD.01/
Sementara untuk Perumdam Tirta Abdya mulai tahun 2017 sampai 2025. tembus sebesar Rp.19,5 miliar.
Catatan BPK RI Perwakilan Aceh memaparkan Penyertaan modal pemerintah daerah Abdya pada PT BAS per 31 Desember 2024 sebesar Rp.17 miliar dengan rincian sebagai berikut:
1. Setoran penyertaan modal tahun 2006 Rp.3.500.000.000.
2. Setoran Penyertaan modal tahun 2007 Rp.2.000.000.000.
3. Setoran Penyertaan modal tahun 2018 Rp.1.000.000.000.
4. Setoran penyertaan modal tahun 2020 Rp.2.000.000.000.
5. Setoran penyertaan modal tahun 2021 Rp.1.500.000.000.
6. Setoran penyertaan modal tahun 2022 Rp.5.000.000.000.
7. Setoran penyertaan modal tahun 2023 Rp.1.000.000.000.
8. Setoran penyertaan modal tahun 2025 Rp.1.000.000.000.
Penyertaan modal pemerintah Abdya pada PT BAS menggunakan metode biaya (cost method), sesuai PSAP 06 tentang akuntansi investasi yang menyatakan bahwa kepemilikan kurang dari 20 persen.
Dalam LHP LKPD BPK RI tahun 2025 juga dituangkan penyertaan modal daerah pada Perumdam Tirta Abdya Kabupaten Abdya tahun 2024 sebesar Rp.19,5 miliar, dengan uraian sebagai berikut:
Baca Juga:
Kades Lawe Pinis Aceh Tenggara diduga Angkat Sekdes Menyalahi Aturan, Camat Dinilai Slow Respon
a. Setoran modal tahun 2017 Rp.3.000.000.000.
b. Setoran modal tahun 2018 Rp.3.000.000.000.
c. Setoran modal tahun 2019 Rp.2.000.000.000.
d. Setoran modal tahun 2020 Rp.2.000.000.000.
e. Setoran modal tahun 2021 Rp.4.000.000.000.
Baca Juga:
SAPA desak Kejati Aceh Usut dugaan setoran “Upeti” Program, Revitalisasi Sekolah di Bireuen
f. Setoran modal tahun 2022 Rp.2.500.000.000.
g. Setoran modal tahun 2023 Rp.1.000.000.000.
h. Setoran modal tahun 2024 Rp.1.000.000.000.
i. Setoran modal tahun 2025 Rp.1.000.000.000.
Menurut BPK RI, pencatatan penyertaan modal pemerintah Abdya pada Perumdam Tirta Abdya menggunakan metode ekuitas (equity method). Hal itu sesuai dengan PSAP 06 tentang akuntansi investasi yang menyatakan bahwa kepemilikan lebih dari 20.00 persen.
Baca Juga:
BPK RI mencatat Piutang Retribusi Abdya 2025 Rp.9,2 M, Meningkat 559,75 % dari Tahun 2024
"Penyertaan modal pemerintah Abdya pada Perumdam Tirta Abdya tahun 2024 setelah ditambah laba tahun 2025 adalah sebesar Rp.11.924.675.894,67," tulis Tim Auditor dalam naskah LHP LKPD tahun 2025.
Detail rinciannya adalah; saldo awal Tahun 2025 setelah dikurangi kerugian sebesar Rp.10.293.172.831,67. Penyertaan modal tahun 2025 sebesar Rp.1.000.000.000. Kemudian ditambah laba (audited) Rp.631.503.063,00.
"Jumlah sisa bersih penyertaan modal pada Perumdam Tirta Abdya sebesar Rp.11.924.675.894,67," tulis BPK RI pada kode G.5.3.1.2.2.1. ||







