“Saat makan siang kemarin, saya harus antri di salah satu rumah makan di Pujasera Tapaktuan, Aceh Selatan saking ramainya konsumen. Ini menandakan geliat perekonomian mulai tumbuh,” kata Ahdin Rajuddin.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Akhir-akhir ini geliat perekonomian terlihat mulai berdenyut di jantung ibu kota Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, ditandai dengan tumbuh beberapa usaha dan kuliner di sektor perdagangan.
Indikasi pertumbuhan ekonomi terlihat dengan munculnya warung-warung (cafe) yang menyuguhkan aneka makanan dan minuman, kuliner dan barang dagangan lain.
Salah satu bukti nyata, rumah-rumah makan disesaki pengunjung, penginapan padat, alur pengunjung berdatangan ke urat nadi perkotaan Tapaktuan, kata salah seorang pendatang Ahdi Rajuddin.
"Contohnya, saat makan siang kemarin, saya harus antri di salah satu rumah makan di Pujasera Tapaktuan, hal itu disebabkan ramainya konsumen. Ini menandakan geliat perekonomian mulai tumbuh," ujar Ahdin Rajuddin kepada INFORakyat saat bertemu di kawasan RTH Tapaktuan, Jumat (23/5/2025).

Faktor lain, akses transaksi di dunia perbankan juga hiruk pikuk, baik proses di kantor-kantor perbankan maupun kunjungan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
"Di sisi lain, menurut pantauan kami, ditengah harga emas memuncak, malah pembelian emas semangkin meningkat di Aceh Selatan. Artinya, perekonomian di Aceh Selatan mulai berdenyut, namun tidak tertutup kemungkinan sebagian orang malah terjepit disebabkan faktor lain," paparnya.
Ia menyampaikan, banyak potensi yang bisa dikembang di kabupaten Aceh Selatan. Misalnya sektor pertanian, perikanan, pertambangan rakyat, pariwisata dan produk unggulan lain yang bisa menjamah pasaran dunia seperti kuliner Pala, tutup Ahdin Rajuddin. ||




