“Penghafal Al-Qur'an harus berani, lihatlah dan contohi saudara-saudara kita di Palestina. Mereka itu penghafal Al-Qur'an yang berani menghadapi berbagai tantangan, bahkan melawan kekuatan militer yang besar,” ungkap Syekh Abdulaffo As’ad Khalil Abu Rmeileh dari Palestina.
NAGAN RAYA | inforakyat.co–Syekh Abdulaffo As"ad Khalil Abu Rmeileh dari Palestina mengunjungi Dayah Dayah Nurul Ikhwah, Kabupaten Nagan Raya, safari Ramadhan dirangkai penyerahan ijazah sanad Al-Fatihah, tes hafalan Al-Qur'an, wisuda tahfidz, tabligh akbar tentang Palestina, serta penggalangan donasi kemanusiaan.
Mudir Dayah Terpadu Nurul Ikhwah Ustadz Surianto Sudirman, Lc.MA mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi santri dan para guru, karena selain menjadi ajang syiar Al-Qur'an, juga menghadirkan pesan tentang keberanian, keteguhan iman, serta kepedulian terhadap sesama Muslim di berbagai belahan dunia.
Penyerahan ijazah sanad Al-Fatihah bagi santri dan guru di Dayah Dayah Nurul Ikhwah oleh Syekh Abdulaffo, merupakan penghargaan besar pada bulan suci Ramadhan 1447 hijriah/2026 masehi.
"Prosesi ini menjadi simbol kesinambungan sanad keilmuan Al-Qur'an sekaligus bentuk pengakuan atas kesungguhan mereka dalam mempelajari bacaan Al-Qur'an secara bersambung kepada para ulama terdahulu," Kata syekh Abdulaffo, Rabu, 25 Februari 2026.
Usai penyerahan sanad, kegiatan dilanjutkan dengan tes hafalan Al-Qur'an bagi para santri. Dalam sesi tersebut, para santri diuji langsung kemampuan hafalannya di hadapan para guru, santri lainnya, serta tamu undangan.
Setelah pelaksanaan tes hafalan, acara berlanjut ke prosesi wisuda tahfidz Al-Quran. Para santri yang dinyatakan lulus menerima sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka dalam menghafal kalamullah.
Puncak kegiatan berlangsung dalam tabligh akbar yang disampaikan oleh Syekh Abdulaffo. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa penghafal Al-Qur"an tidak hanya dituntut kuat dalam hafalan, tetapi juga harus memiliki keberanian dan keteguhan iman.
"Penghafal Al-Qur'an harus berani. Lihatlah apa yang terjadi di Palestina. Mereka itu penghafal Al-Qur'an yang berani menghadapi berbagai tantangan, bahkan melawan kekuatan militer yang besar," ujarnya di hadapan jamaah.
Selain menyampaikan dakwah, kegiatan di Dayah Nurul Ikhwah juga menjadi wadah penggalangan donasi kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Informasi dihimpun, donasi yang berhasil terkumpul mencapai Rp.24.549.000, dan dana itu akan disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina melalui KNRP Nagan Raya, yang langsung diterima oleh Koordinator KNRP Aries Irwansyah.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti para santri, guru, masyarakat, dan undangan.
Sebelumnya, Syekh Abdulaffo juga mengisi kajian dhuha di Masjid Giok bersama Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya. Kajian tersebut dihadiri siswa dari TKIT Ar-Rahman 1, SDIT Cut Nyak Dhien, serta SDS IT Ar-Rahman, juga para orang tua murid.
Dalam kesempatan itu, Syekh memberikan pemahaman kepada para siswa tentang kondisi Palestina, termasuk pentingnya mengenal sejarah dan kedudukan Baitul Maqdis dalam Islam.
Ia mengajak generasi muda untuk memahami persoalan tersebut dengan landasan ilmu, empati, dan kepedulian terhadap sesama umat Muslim.
Pada kegiatan kajian dhuha tersebut juga dilakukan penggalangan donasi kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan Rp31.150.000 sebagai bentuk kepedulian masyarakat Aceh terhadap Palestina.
Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang dakwah, tetapi juga pengingat bahwa Al-Qur'an merupakan sumber kekuatan umat.
Melalui kegiatan seperti penyerahan sanad, wisuda tahfidz, tabligh akbar, dan penggalangan donasi, masyarakat diajak untuk memperkuat iman sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan lintas bangsa. ||





